Story cover for AZZAHRA by NikmahAssaadah
AZZAHRA
  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Mar 17, 2023
Menikah dengan orang yang kita cintai memanglah harapan semua orang, tapi jika Allah berkehendak lain apa boleh buat? 

"Pokoknya saya nggak mau nikah sama kamu." Ujar gadis cantik itu kepada laki-laki yang akan dijodohkan dengannya. 
"Jikalau Allah menakdirkan kita bersama apa kamu bisa nolak." Balas Azzam dengan raut datarnya. 
"Aku tuh sama kamu nggak akan bisa bersatu ibaratnya langit dan bumi."
"Langit dan bumi pun akan bersatu pada akhirnya. Assalamu'alaikum." Jawab Azzam. 
"Ihhhhh__"
All Rights Reserved
Sign up to add AZZAHRA to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai) by NurHanifah064
80 parts Complete
"Memalukan." ujar Azzam sinis, tatapannya datar. Asya tersentak, senyumnya memudar, ada apalagi dengan suaminya. Kenapa sikapnya selalu berubah. Apa katanya tadi 'memalukan' apa maksudnya. "Ma-maksud mas apa?" tanya Asya bingung. "Jangan pura-pura tidak tahu." sinis Azzam. Asya mengerutkan keningnya. "Asya gak ngerti, maksudnya apa. Asya buat salah lagi?" jawabnya lirih. "Kenapa kamu itu gak bisa sadar diri." ujar Azzam dengan nada dingin. Asya menunduk dalam, "Kalo mas gak bilang Asya juga gak tahu." jawab Asya, suaranya mulai bergetar. Azzam mengusap wajahnya kasar, segera ia beristigfar. Takut syetan menguasai dirinya ketika marah. Dan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. "Tadi kamu pulang sama siapa?" tanya Azzam, matanya menyorot tajam. Asya yang melihat itu pun mulai takut. Ia lupa memberi tahu Azzam tentang itu, dan ... darimana Azzam tahu hal ini. Astagfirullah kenapa ia selalu saja ceroboh. "Gak bisa jawab, kan." sindir Azzam. Ia berjalan ke dalam kamar dan menutup pintu dengan keras. Asya segera tersadar dan menyusul langkah Azzam. "Mas Asya bisa jelasin." pekik Asya dari luar kamar, ia menggedor-gedor pintu namun tak digubris oleh Azzam. "Mas Azzam salah paham, Asya bisa jelasin. Itu semua gak kayak yang mas pikirin." ucap Asya dari luar. Hening. "Mas," panggil Asya mulai pasrah. Sepertinya Azzam benar-benar marah, ini semua karena kecerobohannya sendiri. Menyalahkan Fahmi juga bukan pembenaran, karena ia membantunya untuk menjalankan amanah. Cover by Nurhanifah
jodoh dari allah by basoenak2012
10 parts Complete
"sayangnya bunda jangan kaget ya jika nanti kamu bangun tidak ada manusia,tetapi tetaplah tenang allah maha baik dia masi memberikan mu teman dan pasangan,ingat nanti saat di dunia jangan terlalu asik sehingga kamu meninggalkan kewajiban yang di perintahkan oleh tuhanmu,selalu berbuat baik ya sayang kita semua pamit dulu"ucap bunda fatma,"enggak bun enngak jangan pergi jangan tinggalin zizah,zizah takut hikss"ucap zizah sambil menangis...... "enggak bun jangan tinggalin zizah zizah takut..hhahh"bangun azizah dari mimpinya. "ya Allah ternyata cuma mimpi toh" "kemana perginya semua orang?mengapa sepi sekali?"-azizah. setelah selesai sholat subuh azizah merasa ada yang janggal biasanyaa berisik sekali subuh subuh begini di area dapur tetapi kenapa sekarang sangat hening bahkan saking heningnya tidak terdengar suara jangkrik. 🌷🌷🌷 "nab kita harus gimanaa nabb semua orang gaada di muka bumi ini cuma kita doang!!?"ucap azizah campur aduk,"astaghfirullah tenangin diri kamu dulu zah,pasti allah punya jalan terbaik buat kita". 🌷🌷🌷 "tung-tunggu siapa kalian berdua"kaget azizah dan nabila saat melihat 2 pemuda."kami berdua orang lah masa setan,yang bener aja dong🙄"ucap seorang laki laki yang bernama danial,"huss jaga pandangan al"dan yang berbicara itu adalah zafhi. *tunggu apakah dia orang yang di maksud oleh bunda*gumam azizah,,"kamu ngelamun zah?"bisik nabila pelan."eng-enggak kamu ikut aku dulu sebentar",........."hah yang bener zah"tanya nabila dengan sedikit berteriak,"sstt jangan berisik bell",,"oiya afwan hehe". 🌷🌷🌷 "QOBILTU NIKAHAHA TAJWID JAHA BIL MASKUR HALLAN"ucap zafhi dengan lantang dan tegas....,"Alhamdulillah"ucap mereka ber4...... yang mau tau kelanjutannya jangan lupa baca oiya dan jangan lupa follow yaa
Izinkan sekali saja by twoNn22
20 parts Complete
Bagi Laisha, setiap waktu yang dilaluinya adalah berharga. Begitupula 8 tahun yang sudah dia habiskan untuk menjalin hubungan bersama Tian-kekasihnya. Saat segala mimpi dan harapan-harapan telah terajut begitu manis dan indahnya, kenyataannya segalanya hanya berakhir menjadi kenangan. Meski sakit, Laisha berusaha ikhlas. Bagaimanapun perpisahan memang satu-satunya jalan yang harus dia pilih di antara perbedaan dirinya dan Tian. Sekalipun rasa cinta di antara keduanya masih sama besar kapasitasnya. Seakan tidak cukup hatinya dihancurkan akan kenyataan tentang jeda di antara dirinya dan Tian. Pun semua karena ia ingin menjalankan permintaan terakhir kakaknya. Yakni menjadi ibu dari keponakannya yang baru lahir dan juga istri sambung dari kakak iparnya. Laisha seharusnya menolak itu, namun saat melihat wajah penuh harap kakaknya dalam keadaan sekarat, ia hanya mampu mengiyakannya. Laisha sudah mengorbankan cintanya dengan merelakan Tian. Namun, apakah melakukan pernikahan paksa dengan Arkan adalah keputusan benar? Karena sampai kapapun, dia tidak akan pernah bisa menggantikan sosok Liana-Kakaknya. Mau tidak mau, Laisha harus menanggung segala konsekuensi dari keputusannya sendiri.Termasuk bagaimana cara Arkan memperlakukannya. Pria itu seakan tidak pernah menganggapnya ada. Mungkinkah Laisha bisa bertahan? Atau justru dia memilih menyerah dan berakhir dengan Bian yang mencintainya setelah Tian? "Kutahu, garis takdirku telah engkau putuskan, wahai semesta. Namun izinkanlah sekali saja kau berikan akhir bahagia untukku. Hidup dengan seseorang yang akan menjadi pendampingku selamanya." _Laisha_
Muhasabah Cinta by TriaAndiana03
17 parts Ongoing
Azka Alvaro-anak kedua keluarga terpandang, bergelimang harta, disayang banyak orang... tapi justru paling hancur hatinya. Rahasia kelam tentang perselingkuhan sang ayah membuat hidupnya berbalik arah. Balapan liar, berkelahi, melawan aturan-Azka tumbuh menjadi pemuda yang terluka, memberontak, dan kehilangan arah. Hidup Azka berubah ketika ia dikirim ke pesantren oleh sang kakek untuk "memperbaiki diri". Di sana, ia menemukan rumah baru, sahabat baru... dan seseorang yang tak pernah ia duga akan mengubah hidupnya. Zaskia - atau Kia. Gadis galak, cuek, keras kepala, tapi berhati paling rapuh di dunia. Gadis yang selalu menjaga jarak, tapi perlahan justru membuat Azka ingin terus mendekat. Keduanya saling benci sejak awal. Tiap pertemuan diisi adu mulut. Tiap tatapan penuh emosi. Namun, sesuatu perlahan tumbuh di antara mereka - sesuatu yang tak bisa mereka tolak meski berkali-kali mencoba. Apalagi ketika Manda, kakak tiri Kia yang lembut dan dewasa, ternyata juga menaruh hati pada Azka. "Lo perhatian banget sama gue? udah jatuh atau udah cinta?" goda azka "Sebegitu pengennya ya kamu buat aku jatuh cinta ke kamu" ucap kia sambil menekan luka azka "Aww.. pelan dong" teriak azka kesakitan "Tadi bilang nya gue cowok luka kayak gini kecil buat gue" kia menirukan kata kata azka membuat azka menggaruk kepalanya yang tak gatal "Aku cuma gamau punya hutang budi sama cowok kayak kamu" lanjut kia menjawab pertanyaan azka tadi. Lama mereka terdiam "Kalo gitu gue minta imbalan" Ucap azka "Imbalan?" tanya kia bingung "Iya lo bilang kan gak pengen hutang budi dengan gini impas deh" ucap azka meyakinkan kia "Apa? " tanya kia "Kasik status sama hubungan kita" kata azka mantap *** *Jika kamu adalah gelapnya malam biarkan aku menjadi pelitanya~ Zazkia *Jangan mencintai aku sebelum aku mencintai kamu karena rasanya kamu akan terluka ~ Azka *"Dia yang paling susah kamu dekati, justru dia yang paling kamu butuhkan."*
Rinai by aqilaqiaa
28 parts Ongoing
Kau tidak akan pernah tau, apa arti dari "maaf" dan "penerimaan" jika kau tak mengalaminya sendiri. Apakah maaf mudah untuk diberikan? Dan apakah menerima kesalahan mudah untuk dilakukan? Terkadang manusia terlalu sombong. Berlagak seolah semua bisa dia lakukan, namun ternyata semua itu hanya menjadi perasaan yang tersimpan dalam diri, bahkan siap lepas kendali kapan saja. Kau pun tak akan pernah tau bagaimana rasanya "cinta" tanpa kau rasakan sendiri. Cinta, yang terkadang menoreh luka tapi juga menyembuhkannya. Cinta, yang membuat banyak orang tertawa tapi tak jarang orang menangis karenanya. Dan cinta, yang menghadirkan sabar namun terkadang juga harus berakhir dalam ikhlas. Ini hanya cerita yang dibersamai oleh Rinai. Rintik sang hujan, menggenang bersama ribuan memori yang jatuh bersamanya. --------------------------------------- "Aku hanya ingin melepaskan belenggu hatiku. Karena itu, disini aku berkata jujur padamu. Aku menyukaimu, bahkan sejak lama." "Kau tidak tau tentangku, tidak tau kondisi ku. Aku buruk. Aku hina. Bahkan untukku sendiri, aku masih berusaha sangat keras untuk menyadari betapa menyedihkannya aku! Jadi mana mungkin bagimu untuk bisa menyukai seseorang seperti aku!" "Aku tau tentang dirimu, kondisimu, masa lalu mu, tapi perasaanku kepada mu tidak berubah. Aku mencintaimu. Dan jangan buat dirimu terjebak dalam ilusi yang kau buat sendiri. Lihatlah sekitarmu, banyak orang yang menyayangi mu, bahkan aku! ... Jadi, maukah kau membersamai aku di setiap langkahku kelak? Maksudku, maukah kau menikahiku?"
You may also like
Slide 1 of 10
Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai) cover
Aghasha  cover
jodoh dari allah cover
untuk imamku ( End ) cover
Izinkan sekali saja cover
Muhasabah Cinta cover
Jodohku Dosen Menyebalkan ✓-New Account- (TAHAP REVISI) cover
Syifa dan Ashraaf [COMPLETE] cover
Rinai cover
Finally, I Found You cover

Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)

80 parts Complete

"Memalukan." ujar Azzam sinis, tatapannya datar. Asya tersentak, senyumnya memudar, ada apalagi dengan suaminya. Kenapa sikapnya selalu berubah. Apa katanya tadi 'memalukan' apa maksudnya. "Ma-maksud mas apa?" tanya Asya bingung. "Jangan pura-pura tidak tahu." sinis Azzam. Asya mengerutkan keningnya. "Asya gak ngerti, maksudnya apa. Asya buat salah lagi?" jawabnya lirih. "Kenapa kamu itu gak bisa sadar diri." ujar Azzam dengan nada dingin. Asya menunduk dalam, "Kalo mas gak bilang Asya juga gak tahu." jawab Asya, suaranya mulai bergetar. Azzam mengusap wajahnya kasar, segera ia beristigfar. Takut syetan menguasai dirinya ketika marah. Dan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. "Tadi kamu pulang sama siapa?" tanya Azzam, matanya menyorot tajam. Asya yang melihat itu pun mulai takut. Ia lupa memberi tahu Azzam tentang itu, dan ... darimana Azzam tahu hal ini. Astagfirullah kenapa ia selalu saja ceroboh. "Gak bisa jawab, kan." sindir Azzam. Ia berjalan ke dalam kamar dan menutup pintu dengan keras. Asya segera tersadar dan menyusul langkah Azzam. "Mas Asya bisa jelasin." pekik Asya dari luar kamar, ia menggedor-gedor pintu namun tak digubris oleh Azzam. "Mas Azzam salah paham, Asya bisa jelasin. Itu semua gak kayak yang mas pikirin." ucap Asya dari luar. Hening. "Mas," panggil Asya mulai pasrah. Sepertinya Azzam benar-benar marah, ini semua karena kecerobohannya sendiri. Menyalahkan Fahmi juga bukan pembenaran, karena ia membantunya untuk menjalankan amanah. Cover by Nurhanifah