Rain On The Moon

Rain On The Moon

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 2, 2025
"Indah itu bahagia" "Dan bahagiaku bersama hujan" "Karena dia lebih mengerti diriku daripada kehidupanku" "Kamu paham kan al?" *** Anara,gadis leuvphile ini harus mendapat luka yang tak seharusnya ia dapatkan di kehidupannya.Banyak cara yang telah ia lakukan untuk pergi dari penjara kecil di kehidupannya.Namun,ia tak kunjung berhasil. Sampai suatu ketika anara mengetahui perjodohan yang tidak sah dari lea,ibu kandungnya sendiri.Ia kemudian bertekad untuk pergi dari lingkungannya dan memilih untuk tinggal sementara di rumah alam,sahabatnya.Alam yang sedari dulu menyimpan perasaan ke anara sangat bersyukur gadis itu bisa berada di dekatnya dan dapat dilihatnya setiap waktu.Alam juga ikut menyembuhkan luka yang selalu anara sembunyikan di balik senyumannya Dapatkah alam bertahan dengan mencintai anara atau ia sendiri akan ikut larut dalam luka yang anara punya? "Karena di setiap tetes air mata, ia memiliki kehangatan yang sangat dalam" -Anara Zaleana Afdela
All Rights Reserved
#550
bulan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lost in Reverie [Moqeel]
  • Waktu?
  • ALUNA
  •  ANATHA
  • Mencari Cinta Sejati (END)
  • EPIPHANY
  • Memories in Moon
  • Peluk Luka Hujan
  • Finding The Light ~ Moqeel  [COMPLETE]

Aqeela selalu percaya bahwa waktu akan menyembuhkan segalanya. Tapi, bagaimana jika waktu justru membawanya kembali ke titik awal? Satu momen di hari itu membuat hidupnya berantakan. Ia merasakan penghianatan, kehilangan, dan luka. Namun, takdir berkata lain. Sebuah kecelakaan merenggut ingatannya, menghapus jejak masa lalu yang menyakitkan. Kini, ia hidup dalam dunia yang baru. Tenang, tanpa beban, tanpa kenangan yang menghantui. Tapi mengapa, ketika sosok itu muncul kembali dalam hidupnya, ada perasaan asing yang mengusik? Seolah ada sesuatu yang seharusnya ia ingat, tetapi tetap berada di luar jangkauannya. Mohan tidak pernah berpikir akan bertemu Aqeela lagi. Apalagi dalam keadaan seperti ini, saat gadis itu bahkan tak mengingat siapa dirinya. Haruskah ia bersyukur, atau justru merasa terhukum? Saat masa lalu dan masa kini mulai bertabrakan, Aqeela dihadapkan pada dua pilihan: tetap dalam ketidaktahuan atau mencari kebenaran yang mungkin akan kembali menyakitinya. Sementara Mohan... hanya bisa berharap bahwa kali ini, takdir berpihak pada mereka. Karena cinta yang pernah tersesat di masa lalu, mungkin masih mencari jalan untuk kembali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines