100 Journaling Challenge

100 Journaling Challenge

  • WpView
    LECTURAS 96
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, mar 23, 2023
Terlalu banyak yang dipikirkan, terlalu banyak yang dikhawatirkan, akhirnya tidak tenang, susah tidur, gelisah, cemas berlebihan, sering melamun, pikiran kacau. Udah berdoa sekuat mungkin sama Tuhan tapi tetap aja jiwanya terombang ambing, gak ada tempat untuk mencari solusi, orang tua bukan tempat aman apalagi teman sudah bukan lagi tempat yang aman, semua orang egois. Jadi mau curhat ke siapa lagi??? Kapan ada titik terang itu?? Kapan ada tawa ceria tanpa hati yang di sayat-sayat? Kapannnnn???
Todos los derechos reservados
#95
writing
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Di Balik Nama Zella
  • SKRIPSUIT  ✔
  • Paradise
  • Hopeless
  • When We Drown [TAMAT ✔]
  • THE CLIMB [Completed]
  • Informed Consent
  • Diary
  • BAHAGIA [Open PO]

Semua orang lihat gue sebagai sosok ceria, random, manja... tapi mereka nggak tahu betapa hancurnya gue di balik itu semua. Gue selalu menahan luka sendirian. Bukan karena nggak percaya sama orang lain, tapi karena gue nggak butuh dikasihani. Gue bisa berdiri sendiri. Rumah? Apa itu rumah? Gue bahkan nggak tahu di mana tempat gue seharusnya pulang. "Dunia emang nggak adil, ya? Gue harus ngerti semua orang, tapi nggak ada yang sadar kalau gue juga pengen dimengerti. Gue capek." Gue selalu takut ketawa terlalu puas... karena gue tahu, setelahnya pasti ada aja masalah yang bikin gue nangis lagi.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido