Senja Terakhir

Senja Terakhir

  • WpView
    Reads 151
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 6, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Nabastala tidak pernah suka senja. Baginya senja hanya tipu daya yang bahkan pendar jingganya tak pernah sampai pada mata yang memuja. Senja terlalu sementara bagi Tala yang butuh selamanya. Aurora selalu suka senja. Alasannya sederhana, karena senja tidak pernah meninggalkan selamanya. Ia hanya beristirahat lalu datang kembali esok hari, menepati janjinya. Dan Barat, jauh lebih dari sederhana. Ia hanya menyukai senyum dari bibir Aurora. "Mencintai itu sama aja dengan melukai diri sendiri, tapi ga ada obat lagi selain terus mencintainya berulang kali." -Barat Semesta Pandawa "Rora, terimakasih sudah mengenalkan senja. Dan terimakasih sudah membuatku jatuh paling jatuh oleh hangat biasnya." -Nabastala Antariksa Tentang luka dari tiga anak yang beranjak dewasa. ⚠WARNING⚠: Contains mental health, Violence, Harsh language, 17+ Harap bijak dalam memilih bacaan. 📌Semua gambar dari pinterest📌 ❗Hak cipta dilindungi undang-undang❗ @khansanss_
All Rights Reserved
#68
barat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terima Kasih, Senja!
  • Alverissa [Proses Terbit]
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • WHO ?
  • King Bullying [TELAH TERBIT]
  • Jendela Rasa ✔
  • ALEA
  • ZELAND [Zela's Life]✔️
  • DAVARA

⚠️⚠️⚠️ !!! WARNING 18+ !!! ⚠️⚠️⚠️ Cerita ini mengandung adegan kekerasan dan kata-kata kasar yang mungkin dapat mengganggu kenyamanan. Harap bijak untuk menyikapinya. * * * * * * * * * * * * * * * * * Seperti senja, dia indah Seperti senja, dia menyenangkan Seperti senja, dia hangat Senja membawaku kembali pada hidupku yang sempat hilang. Membuatku berani lagi untuk menatap dunia. Tidak mudah untuk bersamanya. Selalu ada liku untuk menuju kebahagiaan yang sempurna. Cukup begini saja, menyimpanmu dalam hati. Bertahan pada cinta sama saja semakin menyakiti diri sendiri. Mengalah pada cinta bukanlah suatu yang ku harapkan. Cinta itu buta, membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Membuat suatu yang realistis menjadi tidak logis. Apakah kita akan bersama? Aku harap iya. Walau aku harus selalu terluka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines