LITARKA : Arlita dan Arka.

LITARKA : Arlita dan Arka.

  • WpView
    reads 8
  • WpVote
    Stemmen 0
  • WpPart
    Delen 3
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd maa, jun. 5, 2023
******** "Kita itu cuma adik dan Kakak tiri. Lo itu bukan Kakak kandung gue, meskipun kita satu ayah. Ibu lo dan ibu gue beda, jadi berhenti pura -pura baik ke gue." "Tapi bagaimana pun kamu itu tetap adik---Kakak. Meskipun ibu kita beda, tapi ayah kita sama. Darah yang sama mengalir ditubuh kita Ka. Gimana pun kamu menyangkal nya." ********* "Gue gak pernah sudi punya kakak kayak lo tau gak sih? Udah berapa kali gue bilang, jauhnya gue. Apalagi pas gue lagi sama teman - teman gue." "Tapi Ka, Kakak gak ganggu kamu kok. Kakak tadi kebetulan lagi disini juga, terus Kakak lihat ada kamu juga disini. Makanya Kakak nyapa kamu, emang salah?" "Ya, jelas itu salah!" ********* Apa salah kalau Kakak anggap kamu adik Kakak? Gimana pun, kamu itu adik--kakak. Sesalah itu kah kakak dimata kamu? Walaupun kita beda ibu, tapi ayah kita sama. Kakak selalu sayang sama kamu, sampai kapan pun. Walaupun kamu gak pernah nganggap kakak. Kakak cuma berusaha buat lindungi kamu Ka. Kakak akan tetap selalu jadi Kakak kamu Arka, setiap kamu butuh, Kakak akan berusaha untuk selalu ada disisi kamu. Kapan pun itu, selalu disisi kamu Arka Kanaraga. ********* Kenapa harus begini, dari dulu aku memang ingin punya seorang kakak. Tapi tidak dengan cara seperti ini. Mengapa harus begini caranya. Aku memang ingin punya kakak, tapi tidak dengan dia, bukan dia. Kenapa harus kayak gini, kalau begini caranya aku gak akan pernah mau minta punya seorang kakak seperti kamu Arlita Kartika.
Alle rechten voorbehouden
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • 27 FEBRUARI
  • Sebuah Kata yang Tertulis [TERBIT]
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Yang Terlupakan
  • ArKa (End)
  • SYAKIRA how are you?
  • Stay or Go
  • F dan Z  ( and )
  • tentang sebuah rasa
  • ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat

* yang cengeng jangan baca! "Woi jelek..... Gue cinta sama lo" Ucap alta spontan Orang yg di panggil itu hanya diam di balik Hoodie yg ia gunakan hingga hanya terlihat bibirnya ke bawah Keliatan manis emang.... " Tapi bohong" Ucap alta selanjutnya, mengganggu gadis itu sudah menjadi kebiasaan nya selama beberapa bulan ini. Sungguh menyenangkan. ***** " Dasar anak pembawa sial, nyesel saya membesarkan kamu.... Tidak tau diuntung" " Pa salah aku apa? Kenapa papa sekasar ini sama aku" " Lo tanya salah lo apa? Eh bocah gak tau diri.... Lo itu udah pembawa sial dengan lahir ke dunia ini... Dan menghancurkan kebahagiaan keluarga kami. Dan sekarang.... Lo bahkan menghancurkan tempat terakhir mama... Orang yang udah memberikan nyawanya untuk kelahiran elo" " Maksud kakak apa, aku ngak ngerti? " " Ngak usah pura pura bego deh lo, Lo kan yang udah mengobrak abrik makam mama" " Nggak aku nggak ngelakuin itu, kakak kenapa bisa nuduh aku? " Isak nya " Karna kata satpam... Yang terakhir kali ke sana adalah kamu," " Aku ngak ngelakuin itu, kemarin makam mama baik baik aja" " Ngak usah ngeles deh kamu, sekarang kamu pergi dari rumah saya, saya udah nggak peduli lagi sama janji saya sama almarhum ayah saya. Mulai sekarang kamu saya pecat jadi putri saya" " Pa... Papa jangan, aku nggak tau harus kemana pa, aku hanya punya papa dan kakak kakak. Pa pliss" ***** Perlahan tapi pasti.... Air sungai yang deras itu dapat menghilangkan semua luka bukan? Termasuk luka yang tak berdarah sekalipun Semuanya akan baik pada waktunya, tapi waktulah yang tak baik pada semua. Kalimat baik baik saja akan berguna pada saat luka sudah tak bisa di pendam akhirnya meluap hingga darah dan air mengalir itu kering Terlihat tanpa terasa tapi berbekas. Ini kisah suka dan duka dari nasib seorang anak tanpa ibu, nasib seorang gadis tanpa kasih sayang, nasib seorang kekasih yang tersakiti , nasib seorang teman yang terhianati. Ini kisah untuk; RATU AIRI PRAMULAN

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen