Story cover for Memory flower by RivinurJannah
Memory flower
  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 6
Complete, First published Mar 19, 2023
Gadis cantik bernama LUNARA GUZELIM, menunggu cinta dari seorang pria di masa lalunya yang menghilang 5 tahun akibat kecelakaan proyek yang sedang iya bangun.

Setelah mengganti bajunya Luna langsung menuju ke meja kasih karna hari ini jadwalnya untuk menjaga meja kasir, di toko ini hanya ada 2 pegawai ya itu lunara dan nada, tugas mereka hanya sebagai kasir dan penjaga rak roti roti.

Lalu lalang orang keluar masuk toko rotinya, Lunara sibuk mengurusi pelanggan pelanggan yang akan membayar sampai lah giliran pria bertubuh atletis dengan tinggi 185 cm itu untuk membayar.

"kue sus satu kotak ya mas, Ini kembaliannya maaaa...ss"

Ucapan lunara menggantung karna dia merasa sedikit terkejut dengan apa yang ada di hadapan dan sedang ia tatap

"Terimakasih"

Orang itu mengambil dengan cepat tanpa menghiraukan wajah terkejut dari Luna,

Lunara hanya mampu menatap wajah datar pria tadi,
Dalam hati Luna berkata (kak Han, Kakak lupa sama Luna ini Luna kak,Luna gak salah liat kan itu emang kak Han kan,).
All Rights Reserved
Sign up to add Memory flower to your library and receive updates
or
#8lunara
Content Guidelines
You may also like
Perempuan Dengan Segala Masalahnya (End) by Nin_farr
35 parts Complete
Sang gadis bernama Aca Putri Ramadani harus menghadapi masalahnya sendiri dan memendam apa yang ada pada hatinya. Ia sudah di gagalkan dengan percintaan dan keluarganya kecewa atas pilihannya Jika menjadi Aca, kalian mungkin akan merasa kebingungan dan tidak tau harus memilih pilihan yang mana --- "Kita putus ya ca.. gua di suruh ke Amerika sama nyokap gua dan Lo juga mau di jodohin sama ayah Lo kan" Arka menatap wajah Aca dengan melas seolah tidak mau kehilangan Aca "T-tapi kaaaa.." *** "Lo putusin pacar lo sekarang" ucap Zakhy degan keras "Gua nikah atas dasar terpaksa, ini semua sala Lo" bantah Aca *** "Gua kecewa sama Lo ca" ucap Ici dengan mengepalkan tangannya "Ayah gak marah sama kamu, tapi Ayah kecewa" ucap ayah "Apa apaan ini? Bunda marah dan kecewa sama kamu ca" ucap bunda di penuhi dengan amarah *** "Ter, Lo marah dan kecewa sama gua kan pasti" Aca berusaha agar tak menangis di depan Luter, tapi apa dayanya ia malah menangis tersedu-sedu di dalam pelukan Luter Luter melepaskan pelukannya dengan menghapus air mata Aca "gua gak marah dan gak kecewa sama Lo ca, tenang aja gua berpihak ke Lo" *** "Kalian jahat! Kenapa kalian tutupi semua ini dari gua hah?" Tak menyangka, salah satu temannya menutupi masalah ini dari Aca Ninzha hanya terdiam, detik selanjutnya ia membuka pembicaraan "aku gak mau kamu sakit hati ca" "Ca, Lo harus sadar! Gua tutupi semua ini dari Lo karena gua juga masih mikir perasaan Lo ca" ucap Via. Di dalam hatinya merasa bersalah karena telah menutupi semua ini dari Aca *** Ditengah derasnya hujan dengan suara petir serta hembusan angin yang kencang mewakili hati Aca yang sakit "ARGHH!!" "Kenapa semua masalah harus datang ke gua? Kenapa gak dia aja!" --- Jadi itulah ringkasan ceritanya.. yuk buruan baca kalau kepo akan bab lengkapnya! Happy reading guys.. Walaupun di depan sad, nanti di belakang bakal happy ending deh 💕Okey thank you everyone 💕
Senyum Untuk Luka (End) by Mitsuki171
14 parts Complete Mature
(Ending) Slow update!!! (Sorry ceritanya agak gaje karena cerita pertama!) Tersenyum di balik luka itu tidak mudah,tampang biasa biasa saja,tapi ternyata hatinya sedang menangis menahan luka yang mendalam,begitu kejam rasa sakit itu hingga membekas permanen di dalam diri seorang Luna Iskandar,semua senyum tulusnya berubah menjadi senyum palsu yang dapat memanipulasi setiap orang,tidak ada yang tau jika hati gadis itu tengah hancur sehancur hancurnya menjadi butiran butiran kecil yang tak berwarna. Setelah kejadian 1 tahun lalu tidak ada Luna yang tersenyum hangat hanya ada kepalsuan dalam dirinya,rasa sakit itu datang secara tidak adil dalam 1 hari Luna kehilangan semuanya. ⚠apakah senyum Luna yang tulus akan kembali? ⚠atau malah senyum luka itu akan terus terbit? ⚠bisakah Luna kembali menjadi Luna yang dulu? ⚠atau ia akan tetap nyaman di zona barunya? ⛔cek cek bisa kalian baca aja ya gak usah kelamaan. ⛔vote sama komen itung itung apresiasi Author ⛔NO COPAS,REAL PEMIKIRAN SENDIRI ⛔ 16+ (maap ada adegan 18+ jadi kalo kalian masih dibawah umur bisa di skip aja yahh),kekerasan banyak dan bahasa bahasa kurang baku juga banyak mohon maap ya,typo bertebaran 🚫GUA TAU PASTI BANYAK CERITA YANG SAMA KAYA GINI TAPI PLIS INI REAL PEMIKIRAN GUA KARENA KARYA SENDIRI LEBIH BAGUS DIBANDING MENJIPLAK 📣GAK USAH BERTELE TELE.... HAPPY READING😎🤗 🤘SALAM AUTHOR🚷 WARNING⚠ Buat yang kepo sama author bisa cek Author di @do017 telegram Author okeyy by by see you . . . . . . _31 Januari 2021 Aku bikin cerita di akhir bulan kesayangan aku nih hehe😂
You may also like
Slide 1 of 7
DUNIA FLORA cover
Perempuan Dengan Segala Masalahnya (End) cover
Luka dan Malam [END] cover
Noisy, Fiony. [TAHAP REVISI] cover
Senyum Untuk Luka (End) cover
CARALAN [On Going] cover
Ini Akhir Dari Kita? cover

DUNIA FLORA

36 parts Complete

Gue cuma gak mau Lo mati," suara Fabian terdengar parau. Flora tersenyum getir, " Tapi Lo sendiri yang buat gue ngerasa mati sebelum gue mati," Fabian terdiam. Ucapan flora barusan menampar dirinya keras, membuat rasa bersalah semakin menggerogotinya. " Ra... Tolong ngerti," suara Fabian tercekat. " Gue selalu ngerti Fabian!" bentaknya tak sadar, isakannya semakin terdengar jelas, membuat siapapun yang mendengarnya pasti akan merasa sedih. "Tapi siapa yang peduli perasaan gue?" suara gadis itu melemah. " Siapa yang peduli mental gue hancur? Siapa yang peduli kalo gue cuma orang yang haus kasih sayang? Siapa?!" " Di sini ada gue yang sayang sama Lo," Fabian meraih tangan gadis itu namun flora dengan cepat langsung menepisnya. Air mata Fabian mengalir membasahi pipinya. " Kita bakal hidup bahagia..."satu isakan lolos dari mulut Fabian, namun ia langsung menahannya. Flora menggeleng pelan, tatapannya semakin kosong. " Kisah kita gak bakalan berakhir happy end Fabian..."