garis takdir

garis takdir

  • WpView
    Reads 336
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 2, 2024
" Al, kita jadi jalan kan?" " Maaf Rin, gue lagi nemenin Ana di toko buku." " Ma, .amah bisa ambilin raport Arin?" " tidak bisa, Mamah sibuk." " Al, aku sakit kamu bisa anter aku ke klinik?" " Ana juga sakit." " kamu harus belajar lebih keras lagi Arin." " tapi Pah, aku udah berusaha." " Aku lelah, tolong jemput aku Tuhan." ini tentang luka dari seorang ARIN AUREFIA MIKAYLA.
All Rights Reserved
#75
aodra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terima kasih Ravindra
  • Shena dan Luka
  • Askara Bradipta
  • Without You
  • Family Line
  • The flower ✅
  • Light Of Happiness [✓]
  • DANADYAKSA
  • KHANSA

"Wahai kamu, senang bertemu denganmu diwaktu itu, aku sangat bahagia karena bersamamu dan mengenalmu, pernah menjadi kekasihmu dan kisahmu adalah kesenangan yang tidak ada duanya, kamu cinta dan lukaku untuk pertama kali, tetapi mungkin aku juga menjadi luka untukmu, seberapa kali aku merasa sakit karenamu saat itu, cinta ini akan tetap abadi untukmu, terimakasih karena telah menjadi bagain dari kisah hidupku, i loved you, berbahagialah selalu" Bagiku kamu adalah kenangan yang tak bisa aku ulang kembali. -Anara Aeera Dewi- Terima kasih dan maaf karena aku adalah cinta dan luka pertama kamu -Pratama Yudha Ravindra- **Semua alur cerita ini dibuat karena atas dasar pengalamanku** **Mohon maaf jika ada kesamaan antar cerita,nama,tempat dan waktu semua terjadi karena ketidaksengajaan kami dalam membuat cerita ini, terimakasih 🙏**

More details
WpActionLinkContent Guidelines