Isi Kepala

Isi Kepala

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 13, 2023
Menceritakan masalah kehidupan yang kadang hanya untuk sekedar jadi pikiran tanpa harus punya solusi. Banyak hal yang ternyata, kita ngga tau besok akan bagaimana? akan membaik atau bahkan menjadi lebih buruk. Semua hanya ada dipikiran kita masing-masing. Kita yang mengontrol bukan untuk lebih baik tapi, untuk terus bertahan atas keadaan yang tercipta. Selamat membaca.
All Rights Reserved
#184
selflove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FREEZE? UNFREEZE! (REVISI)
  • Hijrah Cinta Sang Akhwat Fillah
  • It's Okay, Kamu Normal !
  • Kathréftis {καθρέφτης}|| End✓
  • Setetes Embun Pagi
  • Berlian yang Tak Terlihat
  • Does Not Become Anything
  • Meneroka Jiwa 2
  • Hopeless
  • Miracle of Survival [END]

[Cerita dalam tahap revisi. Harap memaklumi typo" yang bertebaran.] Ada saatnya dimana kita harus berjuang menelan pahitnya hidup yang bertentangan dengan prinsip yang kita miliki. Semuanya berjalan begitu saja. Beberapa orang mengatakan, "Cobalah menerima keadaan." Hal ini tak semudah kau membalik telapak tanganmu. Saat mencoba melakukannya, bermacam rintangan siap mengadang. -Alnaya M. A. Memang seharusnya setiap aksi ada reaksinya. Setiap sebuah tindakan, pasti ada konsekuensinya. Bukan persoalan benar atau salah. Menoleh ke belakang, melihat bagaimana memperlakukan orang lain adalah solusi terbaik. Hidup memang tentang diri sendiri. Tapi terlalu mementingkan diri sendiri bukanlah langkah yang baik. -Evlan N. E. ●●● ♡Make sure your vote before or after reading this story♡ Copyright © 2019 by Narazihana 15/6/2019 #5 in kulkas 02/7/2019 #68 in ketos 01/8/2019 #2 in kulkas 10/6/2020 #12 in wibu 10/7/2020 #28 in ips

More details
WpActionLinkContent Guidelines