Radhiatan adzrina

Radhiatan adzrina

  • WpView
    Membaca 348
  • WpVote
    Vote 13
  • WpPart
    Bab 14
WpMetadataReadLengkap Min, Apr 23, 2023
"Tidak ada yang akan tau takdir" itulah quotes kental ucapan seorang dato bandar vincent azarine saat ia menceritakan kisah pilu sang ibu. Radhiatan adzrina atau ning azrina. Memiliki kasta pesantren membuat keluarga nya saat dihormati oleh masyarakat karna satu satunya pesantren di daerah sumatra. Namun kasta itu dipertanyakan saat perempuan yg tertutupi cadar itu jatuh dalam pernikahan dengan sang suami. Aditya azarine. Pemimpin gangster yang berhati baik namun minim agama. Rasa penderitaan duka dan sukacita berakhir dengan sebuah ending dimana mengawali seorang insan pembunuh berdarah dingin yang memiliki kasta yang sama. Darah daging dari kedua insan azrina dan aditya. 🌾happy reading🌾 Azarine timeline: 1963-2033 Novel ini akan tetap berlanjut. Karakter misterius yang haus darah perlahan akan muncul.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#185
agama
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Monster Salju dan Bidadari Surga
  • THAKSA (On Going)
  • MUFASMA [TERBIT ✓]
  • EUAN || Revisi
  • DAFANDRA Da-Ra (REVISI)
  • Road to Faith : REVISI
  • Lentera Cinta Azmira
  • Kutemukan Cinta Di Tanah Suci

"Iqbal itu salju! Dingin tapi indah. Meisya suka!" Kalimat itu lagi, terngiang-ngiang di telinganya. "Meisya itu bidadari. Pemalu, tapi cantik luar dalem, berbeda dengan gadis lain. Iqbal cinta," gumamnya pelan, jawaban yang sama dengan waktu itu. Andai saja Iqbal bisa mengucapkan kalimat itu lagi di depan Meisya, ia pasti akan lebih baik. Namun, takdir tetaplah takdir, kematian adalah takdir yang tak dapat diubah. Ia masih berharap semuanya salah, ia bisa menemui gadis itu lagi. Apakah keajaiban benar-benar ada? 🥀 Darellio Iqbal Ziqram, putra dari Raden Mas Kiai Bakhtiar Muhammad. Dia bukanlah seorang Gus yang patuh dan menurut pada ayahnya, ia adalah ketua geng motor bernama Elang yang beringas lagi dingin. Namun, percayalah! Itu hanya topeng. Humairah Aisyah, gadis penyakitan yang hobby menuliskan kalimat-kalimat indah di buku hariannya hanya untuk seorang Iqbal Ziqram. Cinta dalam diam, cinta dalam do'a yang ia jalani akhirnya membuahkan hasil. Namun ... akankah keduanya berjodoh? Atau kematian yang datang terlebih dahulu?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan