MARVEL: Game maker system

MARVEL: Game maker system

  • WpView
    Reads 66,308
  • WpVote
    Votes 7,470
  • WpPart
    Parts 178
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 8, 2025
[Novel Terjemah Bahasa Indonesia] Update malam minggu. Alex adalah orang biasa dengan impian suatu hari dipindahkan ke dunia magis. Tapi yang tidak dia duga adalah bahwa dia akan dipindahkan ke dunia yang jauh lebih dari itu, dunia yang sangat dia kenal. Tetapi... Alih-alih diberi sistem yang akan memberdayakannya, dia diberi sistem yang memungkinkan dia untuk membuat permainan. Dan semakin banyak orang bermain, semakin banyak kekuatan yang dia dapatkan. -Tony Stark: "Bajingan, saya bisa melakukan semua yang dilakukan pria Notch ini di kehidupan nyata, tetapi mengapa saya tidak bisa berhenti bermain?" -Hulk: "HULK BENCI JIWA GELAP!! ARGHH!!!" -Nick Fury: "Jika ada agen yang tidak dapat menyelesaikan game Hitman minggu depan, agen tersebut akan dipecat dari Shield!" Dunia superhero, tapi yang mengendalikan semuanya adalah "hanya" pengembang game. 𝙿𝙴𝚁𝙷𝙰𝚃𝙸𝙰𝙽!! 𝙲𝚎𝚛𝚒𝚝𝚊 𝚒𝚗𝚒 𝚋𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚞𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚢𝚊, 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚒𝚗𝚔𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚗𝚘𝚟𝚎𝚕 𝚋𝚊𝚑𝚊𝚜𝚊 𝙸𝚗𝚐𝚐𝚛𝚒𝚜 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚝𝚎𝚛𝚓𝚎𝚖𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗, 𝙺𝚊𝚕𝚒𝚊𝚗 𝚋𝚒𝚜𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚖𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚌𝚊𝚊𝚗 𝚗𝚘𝚟𝚎𝚕 𝚒𝚗𝚒 𝚍𝚒: -𝙢𝙖𝙣𝙜𝙖𝙩𝙤𝙤𝙣 (𝚋𝚊𝚑𝚊𝚜𝚊 𝙸𝚗𝚍𝚘𝚗𝚎𝚜𝚒𝚊) 𝙹𝚄𝙳𝚄𝙻𝙽𝚈𝙰 𝚂𝙰𝙼𝙰 -𝙜𝙤𝙤𝙜𝙡𝙚 (𝚋𝚊𝚑𝚊𝚜𝚊 𝙸𝚗𝚐𝚐𝚛𝚒𝚜) 𝙻𝙸𝙽𝙺 𝚐𝚘𝚘𝚐𝚕𝚎 𝙽𝚈𝙰👉 Patre on.com/nunuxd Sekian Terima follow
All Rights Reserved
#461
terjemah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Limited Time Antagonist [END]
  • TRANSMIGRASI BAKA!! (HIATUS)
  • New World
  • Akleshi? No, I'm Aklesh {END}
  • light from the darkness||LOOKISM
  • Cute Boys.[Bl]

Seharusnya Adara tahu kalau semesta tak akan sudi membiarkan bahagia singgah bahkan jika kebahagiaan terakhirnya adalah mati di bawah derasnya air hujan. Ia malah diberikan kesempatan untuk hidup kembali sebagai seorang gadis bangsawan yang akan dipenggal kepalanya esok hari. Sungguh lelucon konyol yang sangat ia benci. Adara sudah terbiasa dibenci. Sudah kesehariannya dimaki-maki. Ia sudah terlanjur mati rasa. Tapi, jika dipermainkan seperti ini untuk kesekian kali, memang manusia mana yang akan tahan?! Lepaskan kemanusiaan dan akal sehat yang tersisa. Ini saatnya kita hancurkan para manusia kurang ajar dan takdir memuakkan yang tertoreh untuknya. Sudikah kamu mengikuti kisahnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines