Story cover for Your Dreams by rennyjuldid
Your Dreams
  • WpView
    LECTURAS 17
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 17
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado mar 21, 2023
Haloooo ...

Terima kasih atas ketersesatanmu hingga hadir dalam projek baru ini. Mungkin inilah jalanmu untuk membaca atau bahkan salah satu bagian dari mereka yang punya cerita serupa.

Your Dreams adalah tempatmu bercerita. Apa pun ceritamu, tumpahkan saja di sini.

Your Dreams menerima setiap dirimu, dari versi apa pun, dari planet mana pun, dan dari dimensi waktu kapan pun.

Your Dreams ada untuk menemani setiap hari-harimu, malam-malam panjangmu, tangis di bantalmu, teriakan dalam dadamu, panas matamu, dinginnya tubuhmu, dan betapa menderitanya kamu sendiri selama ini.

Kini, Your Dreams bersedia mendengarmu, menuliskan kisahmu, dan menceritakan pada siapa pun masalahmu.

Tidak perlu repot-repot, Your Dreams dengan senang hati menjadi teman yang tidak pernah tahu siapa dirimu.

Ini Your Dreams ...
Tempatmu bermimpi
Bercerita
Berkeluh kesah
Menangis sepuasnya
Marah sebisamu
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Your Dreams a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#4bukudiary
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
CATATAN HARIANKU de adirosadi95
17 partes Concluida
Tentunya pasti dari kalian pernah mendengar cerita-cerita atau melihat film-film hantu yang menyeramkan ? mungkin akan membuat bulu kuduk kalian berdiri, apalagi jika melihat langsung wujud-wujud dari mereka. Kemungkinan orang itu akan terlihat seperti orang tak waras yang sering berbicara seorang diri atau bertengkar meski yang dihadapinya hanyalah angin semilir. Seperti halnya yang terjadi pada diriku, cerita-cerita yang terjalin bersama makhluk-makhluk mengerikan itu sampai menjadi luka yang mendalam ketika berjalan beriringan dengan langkah mereka. Sulit terbayangkan ketika ribuan makhluk berwujud tak ideal menampakan diri padaku, menggangu kenyamananku untuk beraktivitas seperti layaknya teman-teman sebayaku lakukan. terlebih ketika semua ini bukan ilusi belaka ataupun halusinasi, wajah-wajah mereka yang mengerikan dan menyeramkan itu benar-benar hadir di setiap waktuku. Seringkali aku heran dengan mereka, duniaku dengan dunia mereka jauh lebih berbeda, tanah yang kami pijakpun juga berbeda. suatu ketika aku pernah berfikir, mengapa mereka harus terlibat dalam hidupku begitu pula aku harus terlibat dalam hidupnya. Namun, aku mulai menyadari bahwa kita masih berada di bawah naungan langit yang sama. Berulang kalinya semua peristiwa ataupun kejadian tentang diriku juga dengan orang lainnya terjadi begitu saja. Aku seperti surat kabar yang siap untuk memberitahukan setiap kabar peristiwa ataupun kejadian yang akan terjadi dengan diriku ataupun orang lainnya. Semua itu tersimpan dalam catatan Harianku ini. Jika kalian tetap menginginkan menjelajahi catatanku, aku persilahkan memasuki Gerbang Dimensiku terlebih dahulu untuk bercengkrama dengan kisah-kisah mereka. Ingaatlah ketika mereka berkata "Merekapun pernah nyata !!!"
Adrian S1- And Rise of The Tale(ON EDIT KE-3 Kali) de AuthoorL
57 partes Concluida
"Hah sudah saatnya akhirnya kita sampai di sini." "Ya, perjalanan akan segera dimulai." Oh ... hai! Namaku Adrian seorang pelajar laki-laki berumur 13 tahun yang terjebak dalam ruang dunia yang sangat rumit. Tidak-tidak aku tak sehebat mereka yang bisa melempar sepuluh panah sekaligus dalam kurun waktu lima detik. Atau , seperti mereka yang bisa membawa batu besar seukuran dua meter dengan hanya satu tangan. Yaph, aku hanya seorang remaja biasa dengan muka biasa dan dengan otak yang biasa. Tapi, mengapa aku bisa berada disini ? Di sebuah dunia dongeng nan nyata yang mengerikan sekaligus menakjubkan? Baiklah aku akan bercerita sedikit mundur. Jadi, simak cerita yang penuh banyak hal yang mengagetkan. Mungkin kalian bisa mengambil popcorn atau sekedar teh hangat untuk membaca cerita ini. 🌊🌊🌊 Di dunia ini sudah pasti ada dunia lainkan? Termasuk juga di indonesia yang terdapat sebuah dunia ajaib yang sudah dilupakan oleh masyarakat. Bahkan, sekarang hanya dianggap mitos belaka. Sebut saja mitos bangsa atas dan bangsa bawah. Sebuah dunia bagi bangsa bertolak belakang yang dulunya saling bekerjasama. Namun sekarang berperang hebat akibat keserakahan si bangsa bawah. Katanya, hanya anak berumur 13 tahun dengan hati murni dan jiwa permata biru yang bisa menghentikan mereka. Namun, apa jadinya jika anak permata biru itu membenci mitos? Dan lebih parah, si anak permata biru malah lahir dari darah bangsa bawah itu sendiri! Mari saksikan petualangan Adrian membela kebenaran! (UNTUK MENDUKUNG PENULIS MARI FOLLOW DAN VOTE! HAPPY READING SEMUA) Dibuat tahun START WRITE: July 2023 REACH THE END: 28 Des 2024 [[PUBLISH:6 nov 2024]]
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Paper Hearts cover
CATATAN HARIANKU cover
Adrian S1- And Rise of The Tale(ON EDIT KE-3 Kali) cover
Pada Suatu Hari Aku Bermimpi (KumCer) cover
I Promise You But Not cover
𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛 cover
Cahaya [COMPLETED] cover
Project : NOIR cover
Antara Aksara dan Kata cover

Paper Hearts

8 partes Concluida

Aku dan kamu, sama. Masing-masing dari kita punya mimpi. Mungkin impianku dan impianmu berbeda, namun satu yang pasti, aku dan kamu tentu ingin impian itu menjadi nyata. Ibuku pernah berkata bahwa untuk mewujudkan mimpi-mimpi itu tidaklah mudah, namun tidak juga tidak mungkin. Selama kamu dan aku berjuang, pasti kita bisa meraih impian kita. Lalu bagaimana dengan orang-orang yang menganggap remeh kita? yang mengucilkan mimpi kita? yang mengatakan mimpi kita adalah hal yang harus kita lupakan? Ya. Aku tau, aku dan kamu pasti pernah terluka karena hal-hal itu. Pahit memang. Namun, jika kamu mau membuka mata dan hati, suatu saat kamu akan berterima kasih kepada mereka yang menyakitimu. Disini, ku tuliskan semua ceritaku dalam mewujudkan impianku. Tentang mereka yang mendukungku, tentang mereka yang mematikan harapanku, juga, tentang dia... malaikat yang Tuhan kirimkan untuk menyemangatiku dikala aku hampir menyerah pada impianku. Kisah ini kutulis untuk mengenang sakitnya perjalanan menggapai mimpiku, juga, indahnya pelajaran yang kudapat. Kisah ini juga ku tuliskan untuk mengenang indahnya senyumnya. Untuk impianku... dan untukmu, yang tau indahnya bermimpi...