NARASA
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 21, 2023
ketika tingkah lakumu, menggetarkan hatiku -Dhemian asa ash-shihab Masa lalu kodratnya dilupakan. Akan tetapi bagaimana jika masa lalu kembali, dan menjanjikan bahagia di masa depan? Setelah Anara pindah, lebih tepatnya terpaksa pindah ke pesantren. Asa sosok dari masa lalu mengkhitbah gadis itu. Ia kira lelaki itu, sudah lenyap tertelan masa. Di umurnya yang menginjak 17 tahun. Tentu saja dengan lantang ia menolak lamaran, sosok yang lebih tua tujuh tahun darinya. Disisi lain ada seseorang yang harus ia jaga hatinya. Lagi lagi lamaran itu membuat Anara gelisah menentukan arah tujuan. Apa yang harus ia pilih? Menerima khitbah Ustadz sholeh yang selalu melangitkan namanya di sepertiga malam? atau tetap bersama Tamma, yang telah membersamai gadis itu selama dua tahun? "Jika Anara tidak punya tempat cerita, lari saja kedalam sanubariku. Aku akan selalu disini" - Ananta tamma pamungkas
All Rights Reserved
#393
khitbah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AGRA (Diam-diam menikah denganmu)
  • Cinta dalam Hijrah #FJSTheWWG
  • Awan Hiasan [terbit]
  • cinta yang terlambat
  • Ustadz Muda Suami Ku!!
  • SAYA BUKAN SEORANG GUS
  • Sembagi Arutala
  • PERJUANGAN DOA[END]
  • Annam Al Abbiyan
  • Because 51:49

Setiap orang pasti akan menikah diwaktu yang mereka rasa sudah tepat dan dengan pasangan yang mereka cintai. Namun, hal itu tidak berlaku untuk Ayra Humaira El-Shanum. Anak perempuan satu-satunya dari keluarga El. Ayra harus menikah diusia yang masih begitu muda, bahkna masih duduk dibangku SMA. Parahnya lagi, Ayra tidak mengetahui siapa suaminya. "Saya benar-benar telah jatuh pada semua yang ada pada diri putri Ustadz. Saya tidak mau berdosa dan menjatuhkan kehormatannya hanya karena mata saya. Yang pasti, saya ingin menjaganya karena saya mencintainya. Maka... tolong izinkan saya untuk menghalalkan putri Ustadz dengan menikahinya sekarang." Tegas seorang pemuda dengan sorot mata penuh kesungguhan. "Saya terima niat baik kamu, sebenarnya..." Eak, ea, eak! Bagaimana kelanjutan ceritanya? Mari kita buat bersama! Bismillah... Happy reading!

More details
WpActionLinkContent Guidelines