Bahagia setelah luka

Bahagia setelah luka

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 2, 2023
kisah ini menceritakan tentang seorang gadis nakal yang di titipkan oleh orang tua nya di pesantren agar mau berubah tapi keinginannya untuk kabur hilang kala ia bertemu dengan lelaki bertubuh tinggi santri yang terkenal nakal tapi cuek bak kulkas 11 pintu,apakah kara akan hidup bahagia "belajar yang pinter nanti kalo hafalannya udah selesai langsung aku taaruf in" "Beneran ya el,janji"ucap kara sembari mengacungkan jari kelingking nya "bohong El mana janji Lo empat tahun lalu" "maaf Ra gue GK bisa" "Sekarang pergi" "Dari pada Lo ngegamonin dia terus,mending Lo nikah sama gue" Apakah kara dan langit akan benar-benar menikah? Atau hanya candaan?
All Rights Reserved
#14
semangatt
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Turun Ranjang
  • WELCOME TO MY LIFE
  • (menuju) Jodoh Halalku [TAMAT]
  • Perjodohan Paksa [Mingyu-jihyo]
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Kara: I Left God at The Door
  • this is the story of my life - Afshenna Yara Carlotta
  • Trial & Error

"Kenapa kamu bisa yakin kalau kita akan bertemu lagi ?" "Karena kita pasti akan ketemu lagi ..." "Bagaimana kalau saat kita bertemu kamu sudah menikah? atau aku sudah menikah?" "Aku hanya akan menikah denganmu ...." "Sebegitu yakinnya aku akan menikah denganmu? lalu bagaimana kalau aku sudah menikah?" "Kamu pasti akan menikah denganku .." "Aku tidak yakin ...." "Berani taruhan?" "Apa taruhannya?" "Kalau kita menikah ... kamu boleh meminta apapun padaku .... dan aku akan mengabulkannya tapi tidak dengan 3 hal ...." "Apa itu ..." "Yang pertama ... tidak ada orang ketiga dalam bentuk apapun ... mau istri atau suami lainnya, kekasih atau apapun namanya ... Yang kedua ... tidak ada permintaan perceraian ... sampai maut memisahkan ... Yang ketiga .... tidak ada perpisahan ... dalam bentuk apapun ...." "Deal ..... aku hanya akan meminta 1 hal ..... tapi aku tidak tahu apakah kamu bisa mengabulkan atau tidak ..... tapi aku katakan saat ini juga ..." "Katakan sayang ... apa permintaanmu ..." "Kalau kita menikah .... aku hanya memintamu untuk membuatku hamil ...." "Bagaimana mungkin ... kamu laki - laki ..." "Sampai kita bertemu lagi ... dan sampai kita menikah ... pikirkan hal itu baik - baik ...... "

More details
WpActionLinkContent Guidelines