Ayesha
  • WpView
    Membaca 56
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 8
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Mei 26, 2023
"Bertemu denganmu lagi membawa luka yang tak pernah menemukan titik akhir untuk bahagia" - Ayesha Farah Inayah Sudah menjadi rumus kehidupan bahwa Setiap pertemuan pasti akan selalu berakhir dengan perpisahan dan ketika merasakan itu semua manusia pasti akan merasakan kesedihan. Namun, rumus ini sepertinya tidak berlaku bagi seorang wanita bernama Ayesha Farah inayah. Rumus kehidupannya adalah pertemuan, perpisahan, dan pertemuan kembali dengan laki-laki yang membuat serasa dunianya tidak pernah ada kebahagiaan. Bagaimana kisah lengkapnya? penasaran kan? Yuk simak ceritanya😉
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#429
dear
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Dalam Diamku Mengikhlaskanmu [ Sudah Terbit ]
  • AKHIR SEBUAH PENANTIAN
  • (Bukan) Rumah Singgah
  • Long Distance Relationship(LDR)!
  • Perfect My Husband (end)
  • Back To You
  • Cahaya Di Ujung Penantian
  • Maaf untuk Berpisah
  • Bukan Negeri Dongeng (END)
  • Gus Arsya

Bisakah kau bayangkan daun yang layu bertahan pada ranting yang lemah dan disapa cuaca tak ramah? Aku wanita penuh dengan luka. Sudah berapa kali aku bilang, jangan singgah jika hanya untuk bermain-main. Aku sudah tau rasanya kehilangan. Jadi tak perlu kamu ajarkan lagi. Kehilangan, ditinggalkan, bahkan meninggalkan sudah aku lalui. -Fatimah Azkandriya Milaikha- Maafkan aku yang telah datang lalu pergi. Maafkan aku yang telah berjanji walau akhirnya mengingkari. Perihal aku datang lalu mengetuk dan pergi tanpa pamit bagian dari rasa yang tak bisa kuceritakan padamu. -Mohammad Ali Al-Habib- Banyak orang yang menangisi masa lalunya, namun aku tak mempersalahkan itu. Bagiku kamu masa depanku. Mari kita perbaiki hari ini sebelum ia menjadi masa lalu. Hijrah bersamamu menuju surga-Nya. -Ghalli Abdullah Rasyid-

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan