The last voice i heard

The last voice i heard

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 1, 2023
Buku ini hanya menceritakan tentang kerinduan sekaligus penyesalan sang nenek dengan cucunya yang kini telah pergi selamanya. "maafkan diriku tentang apa yang pernah ku buat kepadamu" "oh sayangku, bisakah diriku mendengar suaramu dan kehadiranmu dirumah ini lagi?" start: 22-03-23 end:
All Rights Reserved
#419
semesta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Yang Kuciptakan Sendiri
  • Titik Koma; Sketsa (TERBIT - STORA)
  • The Wicaksana •√
  • *〖Akhir dari Sebuah Harapan〗*
  • Place That Called Home
  • Our Emergency Calls
  • RUMAH|family issues
  • Pull Me Out!

Sejak kecil, Valesta sudah belajar satu hal: tidak semua tempat yang disebut rumah benar-benar memberi rasa pulang. Berpindah dari satu atap ke atap lainnya, terluka, bertahan, dan perlahan membangun dunia kecilnya sendiri, Esta tumbuh menjadi gadis yang tampak kuat di luar, tapi retak di dalam. Saat semua orang pergi satu per satu, dan dunia seolah hanya memberinya pilihan untuk menyerah, Esta memilih melawan. Melawan sepi, luka masa lalu, ketidakadilan, dan ketakutannya sendiri. Di tengah keheningan yang panjang, ia bertemu orang-orang yang mengajarinya lagi tentang tawa, keberanian, dan cinta yang tak bersyarat. Ini adalah perjalanan tentang kehilangan, menemukan, dan membangun. Ini adalah kisah tentang seorang gadis yang menciptakan rumahnya sendiri - perlahan, penuh luka, namun penuh harapan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines