SHAKEL
  • WpView
    LETTURE 3,531
  • WpVote
    Voti 452
  • WpPart
    Parti 52
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mer, ago 9, 2023
Jangan lupa Follow akun Rin. Shakel Rafaizan. Pria yatim piatu yang hidup bersama Om nya. Bukan merasakan kebahagiaan, tapi malah kesengsaraan. Sampai dimana setelah bertemu dengan pria yang menurut nya pahlawan. Hidupnya berubah drastis. Usaha, sahabat, kedudukan dan cinta semua dia dapat kan yang membuat nya bahagia. Cinta pertama nya, Husna Almahyra, gadis sederhana yang membuat dia bisa merasakan cinta. Tapi, kisah mereka tak semulus jalan tol. Kabar yang dia dapatkan mengenai kekasihnya malah menikah dengan sahabat nya. Membuat dunianya lebur begitu saja, belum usai rasa sakit hatinya, harus menelan pil pahit kala mendapatkan wasiat terakhir dari pahlawan hidupnya. Yaitu, menikah dengan keponakannya. Dia, Arsyila Nazwa. Bagaimana kehidupan keduanya. Yuk baca sekarang. Melupakan cinta pertama, tak semuda membalikkan telapak tangan. ~Shakel Menikah bersama seseorang yang belum selesai dengan masa lalu nya ternyata sakit. ~Arsyila.
Tutti i diritti riservati
#1
omorfos
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • GARIS SUNYI YANG BERTAUT
  • Mushaf Cinta Dari-Nya [ END ]
  • ANGKASA [SELESAI]
  • Bad Boy Erlangga
  • gus itu suami ku
  • Reality Relationship{END}
  • ZEYAN [ON GOING] [TAHAP REVISI]
  • (Bukan) Ghibran

Bagaimana bisa aku membenci orang yang selalu melindungi diriku dari dunia yang sangat menyeramkan dan menakutkan ini. Bagaimana bisa, aku hidup sendiri jika luka saja aku masih harus di obati olehnya. Bagaimana bisa, aku menjauhi orang yang selalu menyeka mataku yang berair, ia yang selalu memberikan dekapan hangat, dan selalu melimpahkan kasih sayangnya padaku. " Darimana kamu tau jika ibumu menyayangimu" "Dia tidak menunjukan lewat perkataan, tetapi tindakan" "Dengan cara memukulmu?" "Itu bukan pukulan, tetapi cara dia melatihku agar terbiasa dengan dunia yang keras" "selama ibu masih ada, hidupku akan baik-baik saja"

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti