Mereka Tidak Baik-Baik Saja

Mereka Tidak Baik-Baik Saja

  • WpView
    Reads 4,347
  • WpVote
    Votes 156
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 6, 2023
Ocay, Ike dan Irma adalah 3 bersaudara yang ditinggal pergi bapak dan ditinggal mati ibu. Ocay harus mencari cara untuk membayar utang bapak sambil memastikan kedua adik tidak putus sekolah dan putus harapan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sekeping Hati yang Terluka
  • ZIEL
  • Second change
  • Musuh? Keluarga (Hiatus)
  • Believe in MAGIC [FINISHED]
  • VARELZA (END)✔️
  • Bad Girl
  • Love Like Square
  • Auriga [END]

Salahkah kami jika kami merindukan kasih sayang dan perhatian orangtua? Salahkah kami jika kami mencoba menarik perhatian mereka dengan mencoba berbagai cara? Salahkah kami jika pada akhirnya kami mungkin menyerah karena lelah? Mama, papa, dimana kalian saat kami perlu bimbingan kalian dalam meniti tangga kehidupan kamu? Camelia, Claudia, dan Clarisa adalah tiga orang sahabat yang berteman dengan awal yang aneh. Mereka saling menjaga, saling memahami, dan saling membantu. Bagi orang dewasa, mungkin yang mereka alami bukanlah masalah besar. Bagi orang dewasa, mungkin masih ada hal-hal lain yang lebih penting untuk ditangani. Tapi bagi mereka, kaum remaja, ini adalah masalah hidup dan mati. Ini adalah masa depan. Setiap langkah yang diambil, dipenuhi, baik oleh diri sendiri maupun orang lain, semua, adalah mengenai meniti masa depan. Bagaimana jadinya hidup mereka karena pola asuh yang salah dari orangtua? Bagaimana mereka harus melawan tekanan alam bawah sadar saat mereka harus memilih sikap antara hati dan logika tanpa mereka pernah diperkenalkan dengan apa yang baik dan benar? Bagaimana jadinya saat mereka merasa saling membutuhkan namun terpecah oleh satu sosok tampan yang mengoyak kebersamaan mereka? Akankah mereka menemukan akhir yang bahagia seperti selayaknya anak remaja yang lainnya? Atau mereka memiliki jalan lain untuk ditempuh? Salahkah mereka? Atau bukan salah siapa-siapa?

More details
WpActionLinkContent Guidelines