My Grumpy Patient

My Grumpy Patient

  • WpView
    Reads 319,487
  • WpVote
    Votes 32,016
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 10, 2026
Sebagai seorang perawat diusia 24 tahun Kinara Ayana Raim memiliki kekuatan penuh untuk menjalankan tugasnya. Dengan badan sehat dan tulang kuat juga keinginan yang tinggi Ayana menjadi perawat paling cakap di IGD. Tentu saja itu bukan keinginannya, hanya saja tenaganya yang sebanding dengan tenaga perawat laki-laki membuatnya kinerjanya dipuji. Meskipun usianya sedang dalam tahap manis-manisnya, percayalah hidup Ayana tawar-tawar saja. Kehidupan Ayana yang tawar itu tiba-tiba berubah saat dia ditugaskan untuk menjadi perawat pribadi seorang pasien spesial di rumah sakitnya. Tentu saja kata 'spesial' disini bukan nasi goreng yang pake telor jadi spesial. 'Spesial' disini artinya spesial dalam segala hal hingga banyak yang memilih angkat tangan daripada harus menghadapinya. Bagaimana Ayana akan menghadapi pasien 'spesial'nya? Mampukah Ayana untuk bertahan? Dan bagaimana Ayana mengatasai kehidupannya yang berubah 180 drajat karena pasien spesialnya?
All Rights Reserved
#10
misteri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Caught Her
  • Bara [REVISI]
  • SCANDAL A Shocking Accident
  • Jangan Jatuh Cinta Padaku (OnGoing)
  • Melodi Kekacauan [Terbit]
  • Rasa Dalam Sujudku
  • Orange Flight (End) ✔
  • The Gigolo Baby (SELESAI)

Salah satu penyesalan terbesar Ani adalah terlalu banyak berhalusinasi tentang hidup sempurna di luar negeri. Semua dimulai saat Ani lupa membawa surat kelengkapan berkendara di negara orang. Karena kecerobohan itu, dia mulai merasa mengalami gangguan jiwa. Imbasnya, Ani harus mengabdi menjadi pesuruh seorang polisi sebagai syarat agar surat berkendaranya yang ditahan pihak kepolisian dapat dikembalikan. "Nona Ani, tolong buang sampah ini." "Nona Ani, bersihkan meja saya." "Nona Ani, datang ke kantor sekarang juga, atap ruangan saya bocor." "Nona Ani, ada kucing di loker saya." "Nona Ani, Nona Ani, Nona Ani..." Suara itu terus menghantuinya sepanjang hari. "Hey bocah pirang! Sehari aja jangan nyuruh ngerjain kerjaan aneh, bisa? Aku stres lama-lama dengerin kamu nyuruh-nyuruh hal di luar nalar!" -Ani "Kalau saya tidak menyuruh kamu, saya yang stres karena ga bisa gangguin kamu," "Cowok sinting!" -Ani ---- Warning!! Terdapat kata kasar dan vulgar, harap bijak dalam membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines