My Grumpy Patient

My Grumpy Patient

  • WpView
    Membaca 319,552
  • WpVote
    Vote 32,016
  • WpPart
    Bab 43
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Jul 10, 2026
Sebagai seorang perawat diusia 24 tahun Kinara Ayana Raim memiliki kekuatan penuh untuk menjalankan tugasnya. Dengan badan sehat dan tulang kuat juga keinginan yang tinggi Ayana menjadi perawat paling cakap di IGD. Tentu saja itu bukan keinginannya, hanya saja tenaganya yang sebanding dengan tenaga perawat laki-laki membuatnya kinerjanya dipuji. Meskipun usianya sedang dalam tahap manis-manisnya, percayalah hidup Ayana tawar-tawar saja. Kehidupan Ayana yang tawar itu tiba-tiba berubah saat dia ditugaskan untuk menjadi perawat pribadi seorang pasien spesial di rumah sakitnya. Tentu saja kata 'spesial' disini bukan nasi goreng yang pake telor jadi spesial. 'Spesial' disini artinya spesial dalam segala hal hingga banyak yang memilih angkat tangan daripada harus menghadapinya. Bagaimana Ayana akan menghadapi pasien 'spesial'nya? Mampukah Ayana untuk bertahan? Dan bagaimana Ayana mengatasai kehidupannya yang berubah 180 drajat karena pasien spesialnya?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#10
misteri
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Melodi Kekacauan [Terbit]
  • Bara [REVISI]
  • Our Secret || End
  • Jurnal Dokter Muda
  • Stad Batavia
  • Tidak Pernah Ada Kita (Tanpa Ada Aku Dan Kamu)
  • Diary Renata [END]
  • Rasa Dalam Sujudku
  • Caught Her

Perhatian! Cerita ini mungkin sedikit mengandung unsur 21+ Dr. Anaya, seorang psikolog ternama yang dikenal mampu menembus lapisan terdalam pikiran manusia, mendapati dirinya berhadapan dengan kasus paling rumit dalam kariernya. Pasien barunya, Adrian, seorang pria misterius dengan catatan masa lalu yang kabur, didiagnosis dengan gangguan kepribadian antisosial-seorang psikopat. Namun, setiap sesi terapi bersama Adrian membawa Dr. Anaya semakin dekat pada realitas yang mengerikan. Adrian tidak seperti pasien-pasiennya yang lain; ia tidak menunjukkan emosi, tidak ada rasa takut, penyesalan, atau empati. Selama terapi, ia secara halus mulai memanipulasi Dr. Anaya, mengubah dinamika dari seorang pasien menjadi pengendali. Ketika Dr. Anaya mulai merasakan bahwa Adrian mengetahui lebih banyak tentang dirinya daripada yang seharusnya, ia mendapati bahwa hidupnya sendiri mulai terurai. Adrian perlahan-lahan menyeret Dr. Anaya ke dalam permainan psikologis yang mematikan, di mana batas antara kenyataan dan manipulasi mulai kabur. Dalam upaya untuk mendiagnosis Adrian, Dr. Anaya justru mulai kehilangan dirinya sendiri-jiwa dan pikirannya terancam hancur. Dalam cerita penuh ketegangan ini, Dr. Anaya harus menghadapi pertanyaan terbesar. Apakah ia sedang mencoba menyembuhkan seorang pasien, atau terjebak dalam jebakan psikologis yang telah direncanakan dengan cermat oleh seorang tanpa jiwa? Penerbit: Teori Kata Publishing

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan