SOLITUDE // Sunoo harem

SOLITUDE // Sunoo harem

  • WpView
    Reads 155,178
  • WpVote
    Votes 10,321
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 25, 2026
kerajaan Sleiner adalah kerajaan yang dihuni oleh Raja Archer, Ratu Leony, dan ketujuh anaknya. Namun dibalik tampang baik mereka dihapadan para rakyat terdapat sisi buruk mereka dihadapan anak bungsunya yaitu William Vier Sleiner. william adalah anak terakhir/anak bungsu di keluarga Sleiner, tetapi walau dia anak bungsu tidak menjamin jika dia dia akan mendapat kasih sayang dari keluarganya. terutama kasih sayang dari saudara-saudaranya, dia selalu mendapat hinaan dari keenam saudaranya itu. keenam saudaranya tidak menyukai william. tapi, bagaimana jika mereka bertemu kembali di kehidupan jaman sekarang, dengan ikatan persaudaraan mereka yang sudah terputus dan tidak mempunyai hubungan apa-apa lagi? .・。.・゜✭・.・゜゜・.・゜゜・ Sunoo harem / sunoo x all member enhypen ◐Heesun ◐Jaynoo ◐Jakenoo ◐Sungsun ◐Jungnoo ◐Niksun .・。.・゜✭・.・゜゜・.・゜゜・ 🍑 ON GOING 🍡 FIKSI »»---->»»---->»»----> WARN❗❗ ●BXB ●Mpreg ●18+ (manatau ada yekan🌚) ●HOMOPHOBIC JAUH JAUHH YE! GK SUKA SKIP! GOSAH BANYAK BACOT! ARIGATOUUUU ➷Just call me ~moon🌙
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DUNIA HAMPA
  • PLAY FAVOR || SunWon [✓]
  • In Another Life
  • Bunda?:(Nomin+Ji-Sung)
  • Seana or Seano
  • Nunu And Two Hero
  • Is It Home ?
  • That crazy mafia is my husband

Hampa, kata itu menjadi hal yang ada di benaknya setiap kali ia pulang ke "rumah" miliknya. Tak ada niatan baginya, untuk sekedar membuat rumahnya lebih berwarna lagi. Dunianya terasa hampa, setiap kali ia ingin mengeluh. Ia kebingungan, mencari tempat untuk bersandar, dan bercerita tentang hari-harinya yang sulit. "Rumah" miliknya memang selalu berbeda, di sana sunyi. Di sana tidak terasa seperti ada kehidupan sedikit pun, hampa. Bahkan "rumah" yang dikatakan orang-orang sebagai tempat pulang itu, tak sama baginya. "Rumah" yang dianggap sebagai dunia kasih sayang bagi orang-orang, juga tak sama baginya. Semuanya bohong, semua tentang dirinya. Yang katanya menjadi kebanggaan bagi semua orang, tanpa ada kekurangan. Berjuta-juta lara tak pernah absen dari dirinya, seakan-akan seperti tidak ada detik tanpa kebohongan baginya. Sampai kapan, ia harus merasakan semua kesunyian ini? Kapan, kehampaan ini akan usai? Di mana, ia bisa mengekspresikan dirinya, selayaknya remaja pada umumnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines