Sorry, I Love You

Sorry, I Love You

  • WpView
    LECTURAS 16
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, mar 23, 2023
Berada di dalam sebuah hubungan pernikahan yang sah namun terjebak dalam rasa kepada pria lain membuat Elena Silvia dilema. Bukan tanpa sebab, ia akhirnya goyah oleh prinsip yang ia pertahankan. Kehidupan rumah tangganya tak baik-baik saja. Bertahun-tahun dikhianati oleh suaminya yang membiarkannya berjuang seorang diri mempertahankan pernikahannya membuat Elena nyaris mati rasa. Menganggap semua pria sama, Elena memutuskan untuk tak lagi percaya kepada pria manapun. Ketika ia sudah hampir sampai pada puncak rasa nyaman dengan kesendirian, tembok es di dalam hatinya yang dibangunnya dengan susah payah mulai mencair oleh kehadiran Adam Jonathan, seorang pria yang berkarakter dingin. Akankah kehadiran Adam mampu menghancurkan tembok es di hati Elena? Ataukah mungkinkah kehadiran Adam malah membuat Elena semakin trauma?
Todos los derechos reservados
#71
dramarumahtangga
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • BAGAIMANA RASANYA TIDUR DENGAN SUAMIKU? (End)
  • Dinding Yang Menyimpan Dosa
  • Sebelum Kau Menghilang [END]
  • Luka yang tak terlihat
  • Takdir di Tubuh Antagonis
  • Changes a Lot
  • 100% Maid or Wife

Mengetahui suamiku berselingkuh dengan sekretarisnya, sesungguhnya aku bersyukur. Bahkan saking bersyukurnya, aku sampai meminta bantuan selingkuhan suamiku, agar aku dan suamiku lekas bercerai. "Bagaimana rasanya tidur dengan suamiku?" Tanyaku pada Sandra ketika kami tak sengaja bertemu di sebuah kafe. Wanita berpakaian seksi bernama Sandra yang menjadi selingkuhan suamiku itu tersenyum menyeringai. Memainkan untaian rambut panjangnya dengan jari telunjuk lalu berkata setengah mendesah, "nikmat..." jawabnya. Ya, mungkin untuk saat ini kamu bisa merasakan kenikmatan itu. Semoga kamu tidak menyesalinya kelak, Sandra, ucapku kemudian, meski hanya dalam hati.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido