Dia Saktiku

Dia Saktiku

  • WpView
    Membaca 4
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Agt 26, 2023
Sakti sering ke istana lama yang dihuni oleh satu satunya pewaris takhta Raja yang dipulau sepi oleh rakyatnya sendiri, Putera Arjuna. Hanya Sakti seorang yang sering ke sana menemani Arjuna. Hanya Sakti yang melihat Arjuna tetapi,
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#144
ceritapendek
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Stuck In Memories
  • Kegelapan dan Cahaya: Perjalanan Seorang Insan
  • Cer Teka?🤔 [COMPLETED]
  • WHEN HE FELL HARDER
  • PEWARIS DIKEHENDAKI
  • Dimensi Ungu
  • Dendam Siluman: Takdir Sang Pewaris
  • Andaikan Cinta Itu Ada
  • 【C】 KAN KUTUNGGU CINTAMU SAMPAI MATI

Seketika ingatanku terjebak pada harapan bodohnya. Ketika kami duduk berdampingan pada malam yang kelam benderang : "Nanti kalo udah jadi arsitek beneran, gue bakal rancang rumah mini gue disini. Rumah beratap rumbia yang ada cerobong asapnya. Lantai marmer dan dinding dilapisi cat pastel anti air plus taman baca berbentuk daun teh. Klop banget". Peter menyampaikan impiannya itu dengan gerakan tangan, seolah-olah ia benar-benar merancangnya. Langsung saja aku menepuk lembut pipi kanannya. "Itu proyek gue, ya maksudnya rancangan proyek gue kalau kita udah nikah nanti" Ujarnya lagi membetulkan "What a strange project" Responku singkat. Kami tertawa berbarengan. Sejenak kemudian kami sama-sama diam. Di malam yang dingin dan pemandangan yang menakjubkan itu, aku bersyukur beberapa kali diberi kesempatan untuk bisa bersamanya dan berharap esok akan tetap seperti ini. Bahkan lebih dari sekedar malam ini, esok dan seterusnya pun akan menjadi milikku dan dia. Entah dipikirannya sama denganku atau tidak, seperti yang ia katakan, spesial itu adalah ketika kita bersama orang yang kita sayangi dalam kondisi sesulit apa pun. Itu tepatnya. Dan, yang sekarang aku pinta hanya ingin dia hadir disini. Merencanakan mimpi-mimpi bodohnya lagi. Tapi, apa masih bisa?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan