Istiqomah Di Jalan Allah

Istiqomah Di Jalan Allah

  • WpView
    LECTURES 15
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Chapitres 13
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., avr. 13, 2023
Ini adalah sebuah kisah yang menceritakan tentang para pemuda bernama Rasya, Defan, Adnan, dan Saga yang ingin bertaubat kembali pada jalan Allah. Namun, karena perbuatannya di masa lalu mereka tidak dapat di terima oleh masyarakat sekitar dan butuh perjuangan best untuk mendapatkan kepercayaan mereka lagi. Suatu hari di saat sebuah musibah menimpa ke empat remaja, mereka mendapatkan sebuah gambaran dimana mereka akan merasakan sebuah siksaan yang sangat menyakitkan, yaitu siksaan api neraka apabila mereka tetap tidak ingin bertaubat. Sejak saat itu merekapun satu persatu memilih untuk bertaubat dan tetap istiqomah di jalan Allah. Bagaimana kisah perjuangan mereka? Ikuti terus ceritanya, jangan lupa Vote yaa HAPPY READING
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Temu Rasa
  • Sungai-Sungai Menuju Neraka
  • Kata Cinta Dalam Doa [END/Tersedia Lengkap]
  • ALTHAZAIN
  • [END] Rusuk Redupnya Dunia [DIBUKUKAN]
  • Bang Arkan Pelindungku [Tamat]
  • Dalam Rintik yang Sama
  • Ikhtiar Cinta Bersamamu [END/SUDAH TERBIT]
  • Penjara suci
Temu Rasa

te.mu1 /têmu/ • v sua; jumpa: Ra.sa • n tanggapan hati terhadap sesuatu (indra): -- sedih (bimbang, takut) --- Ellia Kana Pravina dan Sabda Argani Tjandra menjalani hidup di persimpangan jalan. Ellia, anak bungsu yang selalu berada dalam bayang-bayang keputusan ayahnya, memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya demi merawat ibunya yang semakin rapuh. Namun, di balik keputusan itu, ia merasa tersesat-seperti tak pernah benar-benar hidup untuk dirinya sendiri. Sabda, anak sulung dari keluarga besar, memilih meninggalkan karir gemilang di setelah bertahun-tahun berkutat dengan pekerjaan. Ia pulang dengan kerinduan besar pada keluarganya, namun juga membawa kegelisahan tentang arah hidupnya sendiri. Di tengah pencarian itu, Sabda merasa kehilangan sesuatu yang lebih dalam daripada sekadar rutinitas pekerjaan. Di bawah langit yang sama, kedua jiwa ini bertemu-menyadari bahwa rasa, dalam segala bentuknya, adalah bagian dari perjalanan manusia. Bersama, mereka mencoba memahami arti rumah, keluarga, dan keberanian untuk menata ulang kehidupan yang selama ini terjalin rumit. Sebuah kisah tentang pertemuan yang membawa harapan, keraguan, dan akhirnya, keikhlasan untuk menerima rasa dalam hidup. --- Januari, 2025.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu