Melangitkan Namamu

Melangitkan Namamu

  • WpView
    Reads 1,732
  • WpVote
    Votes 110
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 30, 2024
Kisah sepasang suami-istri yang awalnya menikah atas dasar permintaan kedua orang tua tetapi lama kelamaan benih cinta mulai tumbuh dihati mereka masing-masing. Maezurra Aminah Azba "Ya Allah jika memang nanti kami berjodoh maka hamba mohon pertemukanlah kami walau hanya satu kali". Itulah doa Aminah saat ia melaksanakan shalat tahajud sebelum seminggu berikutnya ia akan menjadi seorang istri. FYI Aminah adalah seorang mahasiswa karena ia belum menyelesaikan skripsinya. Ali adalah seorang anak pemilik pondok dan ia juga seorang gus.Ali dikenal dengan seseorang yang dingin dan memiliki muka datar yang jarang sekali luntur, tetapi berbeda jika dirinya dengan orang yang ia sayangi maupun ia cintai termasuk Umii dan Abii nya. Jika ingin lebih tau Silahkan dibaca TERIMA KASIH 🙏
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mahasiswi Calon Istriku (End)
  • Ya Umma Awlaadii 'NaZa' || On Going
  • Keenasyaa (REVISI.)
  • Gus Rizal My Husband [HIATUS]
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  •  bisikkan di sepertiga malam ku
  • Gus Alfathar (SUDAH TERBIT)
  • Gusku imamku

CERITA INI SUDAH TERBIT DAN MASIH LENGKAP [Warning!! 13+] Shaula nama gadis yang menjadi calon istri alias tunangan seorang dosen muda di Universitas International Indonesia ( UII). Gadis cantik semester akhir ini begitu menjaga pandangannya karena sudah terbiasa di pondok pesantren. Begitu juga dengan dosen muda tersebut. Sangat menjaga batas antara non mahram. Bagaimana bisa mereka bertunangan sedangkan mereka sama-sama orang yang cukup mengerti agama? Kisah mereka tertuang dalam waktu enam bulan, apakah sanggup bertahan, ataukah saling melepaskan? -- "Tugas calon istri apa, pak?" "Melayani suami, menaati perintah suami, menjadi madrasah terbaik bagi anak-anaknya, dan banyak lagi." "Itu tugas istri, pak. Kan, saya tanya tugas calon istri." "Tugas calon istri nggak ada." "Kok gitu?" "Karena, saya tidak ingin memberatkan calon istri saya. Jadi, apa pun yang ingin dia lakukan asal tidak melanggar perintah Allah maka akan saya perbolehkan." Start : 05 Juli 2021 End : 03 November 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines