Mahasiswa, Jangan Mau LULUS!

Mahasiswa, Jangan Mau LULUS!

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 30, 2023
Tulisan ini bermula dari keresahan gua melihat sebuah kanal media informasi memberikan sebuah info yang menurut gua, kami, mahasiswa yang notabenenya jauh dari ibu kota, telah melakukannya sejak lama, namun tidak bisa naik ke kanal media nasional. Dari sini gua berpikir, apa sebenernya yang salah dari penyebaran inforamsi, apakah memang masyarakat tidak benar-benar tahu, atau memang prestasi itu gak bisa dijual di kanal media? Dari sini gua mulai membuka buku catatan kuliah dan mengenang masa dimana menjadi seorang MAHASISWA. Gua akan ceritain gimana asiknya jadi MAHA-SISWA dari sudut pandang gua pribadi.
All Rights Reserved
#7
pandang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Behind The Smile (TERBIT)
  • ADRIEL
  • Ratapan seorang JONES!
  • Contract Lover
  • gua abang lo bukan ade lo
  • AZELLO [END]
  • Hypomone {ὑπομο�νή} || END✓

| Self discovery | Family & Relationship| slice of life | coming of age | "Behind The Smile" Di balik tawa dan vibes ceria, siapa yang nyangka ada luka yang nggak kasat mata? Ini cerita tentang tiga anak muda yang hidup bareng di satu tempat, tapi masing-masing punya "baggage" hidup yang berat banget buat diomongin. Ada yang struggle banget karena nggak pernah dapet support penuh dari keluarga, terutama soal pendidikan. Komentar negatif dari orang sekitar bikin overthinking nggak kelar-kelar. Ada juga yang tumbuh di keluarga broken home, dipaksa ngikutin mimpi orang tua yang nggak nyambung sama passion-nya. Kasih sayang? Nihil. Dia cuma bisa bertahan karena nggak punya pilihan lain. Terus ada lagi yang mentalnya udah remuk karena sering dibandingin sama saudara atau orang lain. Support emosional dari keluarga? Jangan harap. Mereka keliatan fine di luar, senyum terus, ketawa terus. Tapi di balik itu? Mereka lagi perang sama diri sendiri. Pas hidup makin kerasa toxic dan jalan keluar nggak kelihatan, apa mereka bisa nemuin power buat bangkit lagi? Let's find out their journey-raw, real, and relatable banget dalam "Behind The Smile"

More details
WpActionLinkContent Guidelines