LANGIT MALAM

LANGIT MALAM

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 25, 2023
Awal lembaran ini yang memang sudah ingin aku tutup serapat rapatnya agar tidak ada satupun yang dapat membuka dan melihat bagian isi dari tumpukan kenangan baik dan buruk ini bahkan seekor kutu buku pun tidak di ijinkan untuk menetap disini. Rembulan dimalam hari selalu menjadi saksi terciptanya lembaran baru yang membuat banyak kenangan dan cerita untuk menjadi bagian terpenting di masa depan, entah untuk dilupakan atau dipelajari. Ingatan didalam pikiran selalu mudah tertuang di dalam tinta hitam yang menjadi menjadi nomor satu dikala banyaknya warna tinta yang tersusun rapi di atas meja, merah melambangkan kemarahan, kuning melambangkan keceriaan, merah jambu melambangkan hati yang dipenuhi kehangatan cinta dan kasih sayang. Fase tersulit dalam setiap bagian hanya di isi dengan pertengkaran antara hati dan pikiran, entah siapa yang akan memenangkan pertandingan yang tidak akan ada ujungnya ini, jika diri nya saja tidak mampu menjadi wasit penengah antara mereka yang sama sama ingin menjadi pemenang. Signature Revasha Dinaralova COVER BY PINTEREST
All Rights Reserved
#970
muslimah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AZALEA
  • Takdir cinta berawal masjid ( TAMAT )
  • Langkah (By Auzizahirah)
  • cinta MENGAPA gengsi (Completed)
  • SETULUS CINTA SANG MUALAF
  • Reynal; Dribble of Destiny √ [Terbit]
  • Belantara Jiwa (END)
  • CINTA DALAM PENANTIAN [TERBIT ]
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Let Me Love You Longer
AZALEA

Azalea berlakon seakan diri berjalan pada kebenaran. Melakukan segala hal yang dikehendaki otak tanpa menghiraukan nasihat dari malaikat penjaga. Hingga rentetan dusta yang dahulu tersimpan rapi, kini berbuah kecewa. Amarah kian berkobar tatkala kepercayaan harus dikhianati dengan sengaja. Seperangkat luka menusuk tajam menampik segala maaf dari Ayah. Hati menjerit pilu saat kalimat perpisahan menggema memenuhi indra pendengaran, menghasilkan keretakan ikatan keluarga. Memaksa raga menjauh sebagai penebus dosa. Langit mendung mempertemukan Azalea dengan jiwa baru, membuatnya terbiasa akan kehadiran seorang yang disegani. Tiap hari berjumpa, berbincang menyuarakan hal sepele hingga penuh makna. Dalam hati menjalar rasa aneh yang belum berpihak, namun selalu disangkal paksa. Jiwa kini telah pergi menjemput kehidupan baru dipenuhi beragam karakter yang tak ia temui dari kehidupan masa lampau. Namun hati tetap bersikukuh menentang risiko terluka dengan mempertahankan kekasih. Haruskah Azalea teguh pada cinta kekasih yang belum halal atau goyah oleh keinginan yang lebih meletup di dasar dada ...

More details
WpActionLinkContent Guidelines