NANTIKANKU DiBATAS WAKTU

NANTIKANKU DiBATAS WAKTU

  • WpView
    Reads 180
  • WpVote
    Votes 154
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 9, 2023
Suasana dingin menyambut kedatangan Afifa yang baru saja sampai di negeri ginseng guna mengisi liburan akhir tahun sekaligus menghindari lamaran dari seorang laki-laki yang pernah menolongnya waktu peristiwa naas itu terjadi. Kemudian, Afifa berusaha menghubungi sang Ayah. Namun, tiba-tiba datang seorang pria yang menghampiri Afifa dan langsung meminta izin untuk meminjam teleponnya. Afifa diam. Ia menatap penuh selidik pria di hadapannya, terlebih saat pria itu berpakaian serba hitam dan masker sehingga menutupi wajah. Akhirnya Afifa terpaksa meminjam teleponnya, terlebih saat melihat manik mata yang penuh permohonan. Baru saja telepon Afifa berada di genggaman tangan pria itu, tiba-tiba ia berlari, meninggalkan Afifa. Marah, kesal, dan sedih. Tiga hal yang terjadi pada Afifa. Telepon berwarna ungu kesayangannya telah hilang, hadiah pemberian ulang tahun dari sang Ayah. Akankah takdir cinta Afifa berawal dari sini atau memang sudah terjadi sejak pria itu melamarnya? Lalu siapa pria negeri ginseng itu? Dan, mungkinkah mereka ditakdirkan bersama? Cerita ini awalnya ikut challenge nulis novel 30 hari gitu, tapi ternyata aku gak sanggup selesain ceritanya. Jadi, aku nulis di sini aja deh ✌🏼 Semoga kalian suka, ya 💜 Borahae 😍 Picture: Pinterest Edit: Canva (desain sendiri)
All Rights Reserved
#9
idolkorea
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • I Want to Live [END]
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • Second
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
  • The King & The Doctor
  • Given || Ju Jihoon
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines