COMPLICATED LOVE [On Going]

COMPLICATED LOVE [On Going]

  • WpView
    Reads 333,412
  • WpVote
    Votes 10,657
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 16 hours ago
Aninda Mahira adalah Fashion designer muda yang telah berhasil dalam karirnya, namanya cukup populer di kalangan para model, penyanyi atau artis papan atas. Di usianya yang ke 25 tahun, Anin tidak pernah menjalin hubungan spesial dengan pria manapun karena sebagian hatinya masih terbelenggu pada pria di masa lalunya. Hingga perjodohan membuatnya terikat dengan seorang dokter spesialis bedah yang memiliki sifat bertolak belakang dengan pria idamannya. Barra Darmawangsa, pria berumur 31 tahun yang memiliki sikap dingin dan kaku membuat beberapa wanita menyerah mendekatinya. Tapi siapa sangka? di balik punggung yang selalu berdiri kokoh tersebut ternyata menyimpan trauma masa lalu yang kapan saja bisa membuatnya rapuh. Perjodohan yang awalnya sangat di tentang malah memberikan warna tersendiri dalam hidup mereka berdua. Bagaikan benang merah tak kasat mata yang perlahan semakin mengikat keduanya. Perlahan Anin mengetahui sisi lain seorang Barra. Sikap posesif, cemburuan, agresif dan childish. Lalu bagaimana jadinya jika pria di masa lalu Anin tiba tiba kembali dan berusaha masuk diantara hubungannya dengan Barra? apakah takdir akan tetap mempertahankan pernikahan mereka atau sebaliknya?.
All Rights Reserved
#2
badboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 90 Hari Selingkuh
  • Saga Anin / Salah Target (Tamat)
  • Married With Senior (Selesai)
  • Ruang ; Kursi dan jendela
  • LYVARU
  • Akalanka [Completed]
  • Dinikahi Profesor Galak (TAMAT)
  • Dampatigaḷu [Pre Order]

"Aku lelah menjadi orang lain hanya agar dunia merasa aku cukup beruntung. Aku bahkan lupa, bagian mana dari diriku yang benar-benar milikku." - Karenina Sembilan puluh hari menuju pernikahannya, Karenina menyadari satu hal yang mengerikan: ia tidak sedang bersiap menjadi seorang istri, ia sedang dipoles untuk menjadi aset. Aidan-pria yang oleh dunia dianggap sebagai definisi kesempurnaan dan pewaris otoritas dinasti-telah membangun sebuah sangkar emas yang begitu megah hingga Karenina lupa bagaimana cara mengepakkan sayapnya sendiri. "Kamu itu hanya perlu tetap indah dan tenang. Biarkan aku yang merancang seluruh peta hidup kita." - Aidan Lalu muncul Bintang. Seorang petualang yang mencintai perjalanan melebihi tujuannya. Ia adalah antitesis dari segala kekakuan yang mengepung Karenina. Baginya, Bintang adalah personifikasi dari kebebasan yang hilang. Ia bahkan berani untuk sekadar mengecap rasa sepotong ayam goreng pinggir jalan tanpa rasa bersalah. Bersama Bintang, Karenina merasa menemukan celah pintu yang terbuka. Namun, kebebasan itu tidak pernah datang dengan cuma-cuma. Bintang memang meminjamkan sayap, tapi pria itu tidak datang sendirian. Ia membawa beban di punggungnya. "Aku tidak punya apa-apa, Nin. Selain jalanan panjang dan sebuah kebebasan. Tapi setidaknya, bersamaku, kamu tidak perlu mengenakan topeng siapa pun." - Bintang Perselingkuhan ini bukan tentang ranjang. Ini adalah sebuah pemberontakan hati yang sedang sekarat-perjalanan panjang untuk mengeja ulang makna cinta dan menemukan kedamaian yang jujur. Karena pada akhirnya, tak ada hati yang benar-benar bersalah, sebagaimana tak ada hati yang sepenuhnya suci. Setiap hati punya luka, tapi setiap hati juga punya penawarnya sendiri. Dan Karenina... ia menemukan arti itu dalam langkahnya; bermula dari dinginnya dinding kemewahan Jakarta, hingga ke heningnya lembah Bhutan, kemegahan Himalaya, dan sakralnya cahaya purnama di Taj Mahal.

More details
WpActionLinkContent Guidelines