Asmaraluka

Asmaraluka

  • WpView
    LẦN ĐỌC 19
  • WpVote
    Lượt bình chọn 3
  • WpPart
    Chương 2
WpMetadataReadĐang sáng tác
WpMetadataNoticeĐăng tải lần cuối Thứ 3, thg 3 28, 2023
WpInfo
Hư cấu
Lãng mạn
"Hanya aku yang mengerti maksudku, dan hanya aku yang tau bagaimana cara menghargai mu dengan caraku. Maaf jika menurutmu dan orang lain ini salah, tapi inilah caraku, untukmu." Bryan mengucapkan kalimat tersebut dengan lancar tanpa terbata di depan perempuan yang sebelumnya sungguh ia sayangi tanpa syarat. "Aku tersakiti oleh caramu, kamu menarik hatiku paksa untuk jauh darimu. Tanpa sepatah kata pun, tanpa kamu beralasan, kamu bulat dengan keputusanmu sendiri tanpa memikirkan bagaimana caraku untuk pergi menjauh dari kenangan bersama kamu. Baiklah, aku pasrahkan kamu kepada Tuhanku, semoga kamu faham nestapaku." balas Balqis. Dua pasang kekasih, dulunya. Tengah berdebat mengenai pendapat masing masing, Balqis yang terjebak dalam ekspektasinya kepada Bryan. Dan sementara Bryan yang sudah mulai perlahan ingin melepaskan Balqis dari masa terpuruk bersamanya. Tidak dapat di mengerti alasan Bryan meninggalkan Balqis begitu saja, sehingga Balqis memutuskan untuk menghabiskan rasa dan waktunya hanya untuk mengobati luka hatinya. Based on Real Story. [A Half Of Angel]
Bảo Lưu Mọi Quyền
#248
adekkelas
WpChevronRight
Tham gia cộng đồng sáng tác truyện quy mô nhấtNhận đề xuất truyện được cá nhân hóa, lưu các tác phẩm yêu thích vào thư viện, đồng thời bình luận và bình chọn để phát triển cộng đồng của bạn.
Illustration

Bạn cũng có thể thích

  • Jovanka dan Abang Kembar
  • ANGELILKA (END)
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • kekasih masa lalu
  • The Rain [SoonHoon]
  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • Tentang Kita-DewNani (B×B) ✓

Hendra dan Narendra Dewantara terlahir dengan beban yang tak mereka mengerti. Sejak kecil, mereka harus mendengar bisikan-bisikan bahwa mereka adalah anak pembawa sial. Namun, di balik semua itu, mereka masih memiliki kasih sayang dari kedua orang tua mereka-setidaknya hingga bayi kecil itu lahir. Jovanka, adik bungsu mereka, hadir ke dunia dengan membawa perubahan besar. Kehadirannya mengubah segalanya. Orang tua mereka, Dewantara dan Cinthya, yang dulu begitu menyayangi mereka, perlahan menjauh. Semua perhatian, semua kasih sayang, semua harapan yang dulu diberikan untuk mereka, kini hanya tertuju pada satu sosok-Jovanka. Hendra dan Narendra tumbuh dengan kebencian yang tak mereka pahami. Bagi mereka, Jovanka adalah alasan mereka kehilangan orang tua. Bayi mungil itu adalah penyebab semua kehancuran. Maka, tanpa sadar, mereka ikut menjauh. Mereka membiarkan adik mereka tumbuh sendirian dalam dingin, tanpa pelukan hangat seorang kakak. Namun, waktu mengajarkan mereka banyak hal. Perlahan, kebenaran terungkap. Luka yang selama ini mereka kira milik mereka saja, ternyata juga terukir dalam diri Jovanka. Dan saat mereka menyadari itu, sudah terlambat. Adik mereka telah berjalan terlalu jauh dalam gelap, terjebak dalam luka yang tak pernah mereka lihat. Kini, di antara penyesalan dan keinginan untuk menebus segalanya, Hendra dan Narendra berjanji. Mereka tidak akan membiarkan Jovanka menghadapi semuanya sendirian lagi. Tidak peduli berapa banyak duri yang harus mereka lalui, tidak peduli seberapa terlambat mereka menyadarinya-mereka akan memastikan adik mereka tidak lagi merasa sendirian. Namun, apakah cinta dan penyesalan cukup untuk menyembuhkan luka yang telah terukir begitu dalam? Ataukah semua ini sudah terlambat? Karena tak peduli seberapa besar keinginan mereka untuk melindungi, pada akhirnya hanya ada satu pertanyaan yang harus dijawab: apakah seorang pangeran yang telah kehilangan mahkotanya masih bisa menemukan rumahnya?

Thêm Chi Tiết
WpActionLinkNội dung hướng dẫn