Memories Town Hall

Memories Town Hall

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 13, 2024
WpInfo
Fanfic
Fairy Tail
Ketika semua masalah datang secara bersamaan, disitu hanya kau sebagai pelarian ku. Bukan kamu Rio, tapi alun alun ini. Sejak duduk di bangku SMP, aku selalu mengunjungi alun alun ini, maupun setiap ada masalah, senang atau sedih. Kata nenek kalau aku hanya berlari dari masalah, aku tidak akan menyelesaikan nya. Aku bisa menyelesaikan masalah itu tapi mereka tetap egois mengelak semua itu. "Jangan lampiaskan emosi lo ke diri sendiri. Emang gak kasian sama diri sendiri? Kalau mau lampiasin tuh ke pundak aa Abyan sini" Ucap nya sambil tersenyum tengil, memang hanya Abyan yang bisa membuat ku tertawa. Pertemuan ku dengan Abyan memang tak sengaja, tapi siapa sangka, aku dan dia menjadi dekat sampai suatu hari muncul perasaan yang tidak boleh di timbul. DISCLAIMER!!! -aku harap kalian menjadi pembaca yang bijak yah😊 - don't copy my story!! -full my imagination -picture dari pinterest
All Rights Reserved
#949
ceritapendek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kekasih Impian
  • No Longer Mate
  • Alinka's Story! [Completo]
  • Se-Mengalir-nya
  • Garis Semesta [End]
  • Badboy Is My Husband
  • BENALUNA
  • ZIA-IE
  • Melophile [END]

Sebenarnya kita ini apa sih kak, aku bingung sama situasi dan keadaan yang ada sekarang, aku ngga ngerti sama apa yang aku rasain ke kamu sekarang kak, aku bingung ditambah sikap yang kamu tunjukkin ke aku yang terkadang membuat aku merasa special tapi di satu sisi kamu juga perhatian sama yang lainnya, batin salma sambil menatap roni yang ada didepannya sedang bercanda dengan paul abangnya Roni yang merasa ada yang memperhatikan dirinya sedari tadi pun mendongakkan kepala nya dan melihat ke arah salma yang juga sedang menatapnya, dalam beberapa detik pandangan mereka pun terkunci

More details
WpActionLinkContent Guidelines