Whispers of the Past

Whispers of the Past

  • WpView
    Bacaan 165
  • WpVote
    Undian 2
  • WpPart
    Bahagian 10
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Ahd, Ogo 11, 2024
WpInfo
Fiksyen
Romantika
"I love you, Hug." "I can't." "I really, really love you." Jika ada yang menyaksikan peristiwa itu secara langsung, mereka pasti bisa merasakan betapa putus asanya perempuan itu. Menyatakan cinta dengan air mata yang tak terbendung, seolah memohon sedikit ruang di hati pria yang bahkan tidak pernah terbuka untuknya. "I can't. I can't be selfish. You belong to my brother." Jawabannya selalu sama. Pernikahan mereka bahkan belum lama, tapi kalimat perpisahan sudah lebih dulu terucap. "Let's go our separate ways. Let's start improving ourselves, and let's meet again as the best versions of ourselves. I, Arthur Hagen Ludwig, reject you, Joanna Elisabeth Bern." *** "Whispers of the Past" -masa lalu yang terus menghantui Joanna dan Arthur, membawa luka lama, rahasia, dan mungkin kesempatan kedua yang tak terduga.
Hak Cipta Terpelihara
#129
king
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • Kirana: Aku Bukan Simpanan
  • My Precious Husband
  • Under the Sky [End]
  • LOVE FOUND REGARDLESS
  • SOLITUDES
  • My Bride 2 (Tamat)
  • BarraKilla
  • Unrequited LOVE (END)
  • Empress Antagonist
  • Duchess of Valtor

(Update Setiap Hari) "Aku ini istrimu, bukan hiasan rumahmu. Tolong, sekali saja, perlakukan aku selayaknya seorang istri," pinta Kirana dengan nada suara serak. "Memangnya, selama ini, aku memperlakukanmu dengan buruk? Tidak, 'kan?" Satya berujar dengan raut wajah datar. "Kamu tidak pernah menganggapku ada," Kirana menatap nanar Satya, "kita makan di meja yang sama, tidur di ranjang yang sama. Tapi ... kita seperti orang asing." Satya hanya diam. "Aku tahu kamu membenciku dan menikahiku hanya untuk balas dendam, 'kan. Kamu ingin melihatku terpuruk, kan?" "Bukan." "Lantas apa? Lagi pula, kamu mencintai wanita lain dan sampai saat ini, kamu masih berhubungan dengannya. Bahkan, banyak orang yang mengagumi hubungan kalian. Kenapa tidak menikah saja dengannya?" "Kalau bisa, pasti. Tidak usah mencampuri hidupku. Seharusnya, kamu bersyukur, aku mau menikahimu." *** -Salah satu hal yang menyakitkan itu, adalah ketika dirimu memiliki suami, tapi tidak memiliki kasihnya-

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi