LEUKIMIA || Kim Jibeom

LEUKIMIA || Kim Jibeom

  • WpView
    Reads 1,008
  • WpVote
    Votes 64
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 19, 2023
Bagaimana perasaanmu jika kamu mendengar kabar bahwa orang tua mu bercerai? Bagaimana perasaanmu jika kamu dibully dan dijadikan bahan perbincangan seseorang disekolahmu? Tentu saja menyakitkan bukan? Itulah yang dirasakan seorang pemuda manis bernama Kim Jibeom, yang mengalami sakit Leukimia yang sudah sangat parah. Namun siapa bilang orang sakit tidak bisa bahagia? Bisa kok. "Jae, kalau aku engga ada, kamu jangan lupain aku ya" -Jibeom "Jae tolong jangan pergi dariku.. cuman kamulah tempat aku untuk berpulang dan bercerita. Dan hanya kamulah yang kupunya sekarang" -Jibeom "Keluarga ku selalu saja seperti ini, apa aku bundir saja ya?" -Jibeom "Jibeom, kakak rindu kamu.." -Sungyoon "Beom.. Aku ga sekuat itu.." -Jaehyun Warning b × b, banyak kata kasar, kalau gasuka gausah buka, dan bagi yang mau baca, semoga suka ya ! 😊
All Rights Reserved
#82
jibeom
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sayap Yang Tak Pernah Satu
  • Is It Home ?
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • ELGITA  (TERBIT)
  • Perihal Sandwich(End)
  • Ananda✔️
  • ALEYA~~
  •  HAZELA

"Kenapa di kehidupan yang hanya satu kali ini, gue nggak dikasih kesempatan untuk merasakan hangatnya sebuah keluarga?" - Raden Kajingga Cakrawinata. Sial, satu kata yang cocok untuk menggambarkan kehidupan Raden. Terlahir sebagai anak bungsu, tapi tak seberuntung bungsu pada umumnya. Anak bungsu identik dengan kasih sayang yang luar biasa dari orang tuanya. Tetapi, berbeda dengan Raden. Bungsu yang kehilangan keluarganya, hangatnya sebuah keluarga. Lebih tepatnya, bungsu yang kehilangan peran ayah di kehidupannya. Raden terlahir tanpa adanya peran ayah, sejak pertama kali ia membuka matanya untuk melihat dunia. Hanya satu yang belum pernah ia lihat, sosok ayah yang hanya menjadi bayangan samar di pikirannya. Mungkinkah Raden memiliki kesempatan untuk melihat atau bahkan merasakan kasih sayang seorang ayah?

More details
WpActionLinkContent Guidelines