Story cover for Kota Mati by taniratari_
Kota Mati
  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Mar 28, 2023
"Ddrrrttt .... ddrrrttt ... ke ... pada selu ... ruh ddrrtrt ... warga sa- saya ... to ... ddrrtttt ... long berlin ... dung ... ddrrrtt ... tem-pat ... hhaaahh ... yang a ... ddrrrttt ... aman! ... aaahhh!! ... tolong ... dddrrttt ... tolong saya ...!"

Siaran suara langsung dari Presiden Endunia di salah satu stasiun tv pun terputus begitu saja. Baik warga yang berada di dalam rumah maupun di luar sedang kalang kabut berlarian menyelamatkan diri dari kejaran monster yang berwujud manusia. 

Semua bermula dari seorang wanita tua yang di temukan tewas mengenaskan di sebuah pasar tradisional yang berada di Kota Kincir, jantung dari negara Endunia. Di sekitaran tubuh wanita tua itu terdapat beberapa luka memar di bagian bahu, punggung juga tumit. Selain itu ditemukan juga luka besar yang menganga dibagian belakang kepala nya, dari pihak kepolisian menduga kalau beberapa potongan otak nya di ambil dan pelaku nya sedang diselidiki. 

Namun tak sampai sehari telah ditemukan beberapa mayat dengan kondisi yang sama di kota itu. Hanya dalam waktu sejam setelah mereka ditemukan, mayat yang dianggap orang-orang telah mati itu kembali bangkit. Tak sampai seminggu 5 kota di Endunia pun terjangkit wabah monster yang disebut Zombie. 

Bagaimana nasib orang-orang beruntung yang masih selamat? Mampukah mereka bertahan hidup untuk mengungsi ke wilayah lain? Atau malah terjebak selamanya di negara yang tidak aman lagi? 

Perjalanan mereka pun di mulai!
All Rights Reserved
Sign up to add Kota Mati to your library and receive updates
or
#8kotamati
Content Guidelines
You may also like
How to Survive by LNVerenne
45 parts Complete
Riri menyibakkan rambut hitamnya, "persediaan makanan kita menipis. Kita gak bisa bertahan terus di sini." "Tempat yang paling deket dari sini, ke mana?" Abil membersihkan kacamatanya dengan ujung hijab yang sudah tak dicuci berhari-hari. "Supermarket di tengah kota," Azura menjawab dingin sambil menatap kedua orangtuanya terkurung di balik pintu kamar mandi. Pupil Bian mengecil. Semua orang tahu apa yang akan menjadi keputusan Abil. Seketika si gadis tomboy berdiri. "Supermarket itu terlalu luas dan bahaya. Jangan tolol! Nyawa kita cuman satu!" Nawa mengangguk cepat, wajah memerah menahan tangis, napasnya memburu, "aku gak mau ke supermarket! Gak! Gak mau!" "Terus mau gimana? Mati perlahan di dalam sini? Mikir dong! Jangan karena takut, kalian milih mati kelaparan. Perlu ada kanibalisme dulu baru mau keluar?" Mata Abil memerah penuh gelora emosi dari balik kacamata yang engselnya patah akibat pukulan Bian minggu lalu. Azura memutar matanya malas, situasi sialan ini membuat semua orang lebih sensitif. "Udah-udah!" Nayara melerai. "Memungkinkan gak kalau kita cek ke rumah-rumah sekitar? Siapa tau Alex di sana masih tingkat 1. Bian bener, supermarket terlalu luas dan beresiko. Kita coba cari dulu di rumah sekitar, kalau gak ada, baru kita ke supermarket." Seketika ruangan senyap mencerna kalimat Nayara yang selalu bisa menengahi perdebatan mereka. "Jadi, guys sekarang mereka masih diskusi-" "LETTA!!" Bentakan teman-temannya langsung menyentak si gadis ikal. "Le, matiin," pinta Nayara sambil memberi tempat kosong untuk Letta. *** Hidup para remaja itu berubah ketika penyakit tidak jelas mulai menjelajah kota Bandung. Hidup berbulan-bulan tanpa orang tua dengan pola pikir yang masih kekanak-kanakan. Bagaimana cara mereka bertahan hidup dengan 7 kepribadian yang saling bertentangan? Bertemu dengan banyak orang dan berbagai kejadian. Merubah masing-masing mereka jadi sosok lain. Berhasilkah mereka bertahan hidup? Atau semua kembali pada keputusan mereka?
Teror Ribuan Pocong by Serbagunadotcom
19 parts Complete Mature
**Sinopsis:** Desa Penari, yang terpencil dan dikelilingi hutan belantara yang lebat, menyimpan sebuah rahasia mengerikan yang terkubur selama berabad-abad. Konon, di bawah tanah desa itu tersimpan sebuah makam kuno yang menjadi tempat peristirahatan terakhir ribuan jenazah tanpa nama, korban wabah penyakit mematikan di masa lalu. Namun, sebuah ritual kuno yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi telah membangkitkan mereka dari peristirahatan terakhirnya. Kini, setiap malam Jumat Kliwon, desa Penari dibanjiri oleh ribuan pocong yang bergentayangan. Mereka bukan sekadar mayat hidup biasa; mereka adalah entitas jahat yang haus akan nyawa, yang bergerak dengan kecepatan luar biasa dan memiliki kekuatan supranatural. Suara jeritan dan tangisan menggema di setiap sudut desa, menciptakan suasana mencekam yang membuat bulu kuduk siapa pun berdiri. Seorang antropolog muda, Arya, datang ke Desa Penari untuk menyelidiki fenomena mengerikan ini. Bersama dengan seorang dukun setempat, Mbah Karto, yang menyimpan rahasia tentang ritual kuno tersebut, Arya harus berpacu melawan waktu untuk mengungkap asal-usul teror ribuan pocong dan menghentikan malapetaka yang mengancam seluruh desa. Namun, mereka bukan hanya menghadapi ribuan pocong yang haus darah, melainkan juga kekuatan jahat yang jauh lebih besar dan mengerikan yang bersembunyi di balik teror tersebut. Setiap langkah yang mereka ambil dipenuhi dengan bahaya, di mana kematian mengintai di setiap sudut gelap. Akankah Arya dan Mbah Karto berhasil menghentikan teror ribuan pocong sebelum seluruh desa Penari lenyap ditelan kegelapan? Atau, akankah mereka menjadi korban selanjutnya dari kutukan mengerikan ini? **Genre:** Horor, Supernatural Thriller
La Peste -|NOMIN|- Ft. Nct Dream by Elladianah
20 parts Ongoing
///// Dalam sekejap, pada beberapa bulan terakhir kini dunia telah hancur karena suatu wabah penyakit yang membuat orang terinfeksi nya akan bertingkah gila dan agresif, orang yang terinfeksi itu mempunyai pendengaran dan penciuman yang tajam namun penglihatan yang buruk atau bahkan buta. Hanya segelintir orang yang sekarang masih hidup, mereka yang hidup juga tidak bisa hidup enak, harus selalu terjaga dalam tidurnya karena bagaimanapun orang yang terinfeksi atau yang mereka sebut sebagai 'zombie' itu bisa muncul kapan saja dan dimana saja tanpa kalian duga. Sampai saat ini belum diketahui pasti apa penyebab wabah penyakit itu muncul, namun ada prediksi yang mengatakan bahwa wabah itu disebabkan oleh seorang ilmuan gila yang sedang menguji cobakan ramuan ilegal yang nantinya akan menjadikan manusia kebal dari berbagai penyakit, namun gagal entah karena ada suatu Zat yang berbahaya tidak sengaja tercampur atau memang disengaja oleh ilmuan gila itu. Beberapa orang yang merupakan polisi, detektif dan ilmuan dari berbagai negara kini sedang bekerja sama untuk memecahkan siapa yang menyebar dan apa penyebab pastinya dari kemunculan wabah tersebut, juga untuk menemukan vaksin dari wabah itu sendiri. Disini kita akan diperlihatkan bagaimana perjuangan dari seorang dokter dan para temannya untuk menyelamatkan diri dan para warga sipil. Dengan berbagai bakat yang saling melengkapi, apakah mereka bisa selamat dalam wabah zombie ini? Dan apakah dunia bisa kembali seperti semula? Jawabannya akan kalian bisa dapatkan saat membaca book ini, jadi untuk yang tertarik silahkan untuk membacanya😊. ///// WARNING!! -bxb -100% fiksi! -homophobic dni! -all photo cr from the owner/pin/google -typo bertebaran -sometimes 18+ -maybe Mpreg (?) Cerita ini murni khayalan ku sendiri tanpa adanya plagiatrisme. Kalau ada persamaan nama toko, tempat, latar waktu/tempat, ataupun alur itu hanya kesamaan pemikiran author saja, Mengerti? /////
You may also like
Slide 1 of 9
How to Survive cover
NECROPOLIS cover
Attack Of Z Chapter II : Journey To The West (COMPLETED)  cover
CINTA MATI KU (ORINE)  cover
Teror Ribuan Pocong cover
Disebutnya "Rumah kita" [Gen 12] (end) cover
La Peste -|NOMIN|- Ft. Nct Dream cover
No Time To Die cover
ENDLESS WAR (HIATUS) cover

How to Survive

45 parts Complete

Riri menyibakkan rambut hitamnya, "persediaan makanan kita menipis. Kita gak bisa bertahan terus di sini." "Tempat yang paling deket dari sini, ke mana?" Abil membersihkan kacamatanya dengan ujung hijab yang sudah tak dicuci berhari-hari. "Supermarket di tengah kota," Azura menjawab dingin sambil menatap kedua orangtuanya terkurung di balik pintu kamar mandi. Pupil Bian mengecil. Semua orang tahu apa yang akan menjadi keputusan Abil. Seketika si gadis tomboy berdiri. "Supermarket itu terlalu luas dan bahaya. Jangan tolol! Nyawa kita cuman satu!" Nawa mengangguk cepat, wajah memerah menahan tangis, napasnya memburu, "aku gak mau ke supermarket! Gak! Gak mau!" "Terus mau gimana? Mati perlahan di dalam sini? Mikir dong! Jangan karena takut, kalian milih mati kelaparan. Perlu ada kanibalisme dulu baru mau keluar?" Mata Abil memerah penuh gelora emosi dari balik kacamata yang engselnya patah akibat pukulan Bian minggu lalu. Azura memutar matanya malas, situasi sialan ini membuat semua orang lebih sensitif. "Udah-udah!" Nayara melerai. "Memungkinkan gak kalau kita cek ke rumah-rumah sekitar? Siapa tau Alex di sana masih tingkat 1. Bian bener, supermarket terlalu luas dan beresiko. Kita coba cari dulu di rumah sekitar, kalau gak ada, baru kita ke supermarket." Seketika ruangan senyap mencerna kalimat Nayara yang selalu bisa menengahi perdebatan mereka. "Jadi, guys sekarang mereka masih diskusi-" "LETTA!!" Bentakan teman-temannya langsung menyentak si gadis ikal. "Le, matiin," pinta Nayara sambil memberi tempat kosong untuk Letta. *** Hidup para remaja itu berubah ketika penyakit tidak jelas mulai menjelajah kota Bandung. Hidup berbulan-bulan tanpa orang tua dengan pola pikir yang masih kekanak-kanakan. Bagaimana cara mereka bertahan hidup dengan 7 kepribadian yang saling bertentangan? Bertemu dengan banyak orang dan berbagai kejadian. Merubah masing-masing mereka jadi sosok lain. Berhasilkah mereka bertahan hidup? Atau semua kembali pada keputusan mereka?