Terkedilmiş Ev

Terkedilmiş Ev

  • WpView
    Reads 549
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 3, 2015
Evde Uyuyordum Ve Birden Arkadaşım Okan Aramaya Başladı Gece Saat 12.30 ! Telefonu Açtım Ve Bana Terkedilmiş Eve Gitmeyecekmiydik Hadi Gel Evinin Önünde Bekliyoruz Dedi Bende Kabul Ettim Ama Gündüz Giderim Demiştim Oda Fazla Geveleme Gel Aşağıda Bekliyoruz Dedi Montumu Alıp Dışarı Çıktım Yağmur Yağıyordu 5 Kişiydik 3 Erkek 2 Kız Terkedilmiş Evin Önüne Geldik Ve Evin Görünümünde Hayır Yoktu Kırık Camlar Yarısına Kadar Kırık Kapı Okan Önden Girdi Ve Arkasından Biz Girdik Ev 3 Katlıydı Derken Bizi Gören Biri Kaçmaya Başladı Gözleri Kırmızıydı Okan Çebindeki Çakıyı Çıkardı Gelin Biraz Şu Evi İnceleyelim Dedi.
All Rights Reserved
#6
korku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KKN: Kutukan Kampung Neraka
  • Sebuah Takdir
  • Cassandra✔✔
  • Perjodohan paksa || jaemnnie
  • Short Story (Horror)
  • APA YANG KAU MAU
  • Story Of Love (Completed)
  • VALERIE : NOT AYUNA [ rombak Ulang ]
  • [ID] It's All For Bad Purpose || Countryhumans ~•
  • Ketika Kita Terjaga

Ketika 13 mahasiswa dari Universitas Nusantara Jaya Yogyakarta dikirim untuk KKN di Desa Rembulan, mereka mengira ini hanya akan menjadi program biasa membangun jembatan, mengajar anak-anak desa, dan menikmati suasana pedesaan. Namun, sejak awal, ada yang terasa salah. ⚠️ Jalan menuju desa terasa lebih panjang dari seharusnya. ⚠️ Tidak ada sinyal. Bahkan jam tangan mereka seakan melambat di malam hari. ⚠️ Warga desa ramah... tapi seperti sedang menyembunyikan sesuatu. Pada malam pertama, mereka mulai mendengar suara-suara aneh gumaman yang tidak mereka mengerti, suara tangisan di luar rumah, dan langkah kaki yang berjalan di sekitar tempat tinggal mereka. Jendra yang dikenal paling santai tiba-tiba sering mengigau. Tama, si paling kalem, mulai memperingatkan mereka untuk tidak keluar rumah setelah matahari terbenam Semakin mereka mencari jawaban, semakin banyak rahasia yang terungkap... termasuk fakta bahwa mereka bukan kelompok KKN pertama yang datang ke sini. Lalu, Sagara, sang ketua kelompok, menemukan sesuatu yang membuatnya merinding. Tidak ada catatan kelompok KKN sebelumnya yang pernah pulang dari sini. Mereka berpikir ini hanya mitos, sampai suatu malam Dipa melihat sesuatu yang tidak seharusnya ada bayangan hitam berjongkok di sudut rumah, matanya merah, tersenyum lebar, dan berbisik "Kalian sudah terlalu jauh masuk... dan tidak ada jalan keluar." Kengerian terus meningkat saat mereka sadar desa ini tidak pernah benar-benar ada di peta. Penduduknya... mungkin juga bukan manusia. Dan mereka mungkin sudah berada di tempat yang tidak akan pernah membiarkan mereka pulang. Siapa yang mengawasi mereka di malam hari? Dan kenapa ada kamar di rumah mereka yang dilarang dibuka? Namun, satu pertanyaan yang paling penting adalah bisakah mereka semua pulang dengan selamat?

More details
WpActionLinkContent Guidelines