Lentera Atma

Lentera Atma

  • WpView
    LECTURAS 746
  • WpVote
    Votos 20
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, may 20, 2025
Setelah kepergian Ibu, ketiga bersaudara-Yudhistira, Nakula, dan Sadewa-harus menghadapi dunia tanpa sosok yang selama ini menjadi cahaya dalam hidup mereka. Yudhistira, sang sulung, kini harus mengemban beban berat sebagai kepala keluarga, menggantikan posisi sang ibu yang telah tiada. Ia berusaha keras untuk menjaga rumah dan masa depan kedua adiknya, meski di dalam hatinya ada keraguan yang mendalam. Nakula, si tengah yang keras kepala, merasa terasing dan terbelenggu akan kesedihan. Sementara Sadewa, si bungsu, yang penuh dengan impian dan harapan, merasa kesepian karena tidak ingin menjadi beban. Ini adalah kisah tentang pengorbanan, dan penerimaan. Sebuah perjalanan yang mengajarkan bahwa meskipun kegelapan datang menghampiri, selalu ada cahaya yang bisa ditemukan, bahkan di tempat yang paling tak terduga. ❝Sadewa, kematian adalah satu hal yang tidak bisa ditebak kapan terjadinya. Bisa hari ini, besok, ataupun hari berikutnya. Kematian hanya bisa dinanti dan ditunggu. Kamu harus siap kapanpun itu terjadi. Di samping itu, kematian akan selalu meninggalkan kesan menyakitkan, yaitu rasa kehilangan. Kamu boleh sedih, tapi jangan sampai kesedihan itu merenggut semua kebahagiaan mu. Kemudian ingat! kamu tidak benar benar kehilangan. Sosoknya memang sudah tidak lagi bisa di genggam, namun kenangannya akan selalu tersimpan di sini. Di dalam perasaanmu.❞ ©aethernai, 2024
Todos los derechos reservados
#131
nctwish
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Perihal Sandwich(End)
  • Renjana [COMPLETED]
  • Sayhan Ulya Gemilang 🌙 (END)
  • Dua cangkir satu Meja
  • RUMAH;Menata Hati yang Hampir Mati
  • Rainbow
  • Hirap Abadi [SELESAI]
  • In Our Way [TAMAT]
  • Rumah Besar Benua
  • Dunia itu Sempit (SUDAH TERBIT)

Tidak ada yang mau memiliki adik sebanyak Mas Malik. Apalagi di zaman modern serba uang. Rasanya untuk membiayai hidup sendiri saja sudah sulit. Namun, bagi Mas Malik ke-enam adiknya adalah anugerah besar dalam hidupnya. Kami tujuh bersaudara dari umur dan sifat yang berbeda-beda. Kami memiliki julukan piatu geng, karena ibu sudah meninggal sejak Jafar baru dilahirkan. Gak tahu kenapa Abah sangat betah menduda. Abah bilang ibu itu seperti perampok handal yang bisa merampok semua hati Abah tidak tersisa. Kata Abah, dia terlalu takut untuk membuka hati lagi. Takut kalau ternyata gak bisa kasih ruang beserta isinya untuk si perampok baru. -Mas Malik- "Generasi Sandwich itu apa, sih, Bang?" "Kayak kita gini, saudaranya banyak." "Kata temen aku, jadi generasi Sandwich itu gak enak ya, Bang?" "Banyak anak, banyak kepala, banyak sifat, banyak kebutuhan." "Intinya jadi generasi Sandwich itu harus banyak uang, sih, biar tetep akur." "Jaf, sandwich kita ini beda dari yang lain, ini lebih spesial. Spesial bukan karena pake keju sama telor, tapi karena di dalamnya ada Abah, Mas Malik, Bang Eja, Janu, Jerry, Cahyo, sama kamu!" Bukannya memang tidak ada persahabatan yang lebih indah selain dengan saudara sendiri? Walaupun siang malam bisa berubah jadi Roro Jonggrang, tapi tetap saja mereka saling sayang seperti Upin Ipin. Masih pemula Bahasa baku, non baku Maaf kalau banyak typo 🚫Masih amburadul, tidak cocok untuk diikuti🚫 Salam Hangat Mentai👋

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido