Wistoria

Wistoria

  • WpView
    Reads 520
  • WpVote
    Votes 75
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 18, 2024
David Watson merupakan anak yang diberkahi dengan kemampuan bisa berbicara dengan hewan. Meskipun begitu, hidup David penuh dengan hal tidak mengenakan. Suatu hari hidupnya tiba-tiba berubah saat ia mengunjungi kota Pamannya yang terkenal misterius bernama kota Tora. Awalnya, David hanya ingin menikmati liburan musim panasnya. Hingga pada akhirnya, sejumlah misteri berdatangan kepadanya dan membuat pertanyaan besar dalam benaknya. Apa yang terjadi dengan kota Tora? Dengan di bantu oleh teman burung merpati yang bernama Snow, apa David bisa memecahkan misteri dari kota Tora?
All Rights Reserved
#8
tantanganwritora2024
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Desa Pendosa - TAMAT ✔️
  • Hutan Terlarang [END]
  • welcome to the magic world season 1 dark dimension(the end)
  • The Sacred Felis Catus {Tahap Revisi}
  • TAGIHAN PERJANJIAN LAMA - DESA HAWA TIIS || 97L
  • Bound By Blood, Freed By Courage [TAMAT]
  • Yeti and Other Hudgemoors Stories
  • 97 HORAS: The Lost Village
  • Moon Promise
  • NICHOLAStein ✔

🚫 PLEASE DO NOT PLAGIARISM!! Sebagai bagian dari tugas akhir kuliah, sekelompok mahasiswa dikirim ke Desa Kembang Arum, sebuah desa terpencil yang jarang terdengar namanya. Tujuan mereka sederhana: melakukan pengabdian masyarakat sembari mengumpulkan data penelitian. Desa itu terletak jauh dari keramaian, dikelilingi oleh hutan lebat dan jalan berbatu yang membuat perjalanan terasa tak berujung. Setibanya di sana, mereka disambut dengan senyuman warga yang ramah namun terasa dingin, seperti menyembunyikan sesuatu. Rumah yang disediakan untuk mereka sederhana, namun cukup nyaman. Namun, ada satu aturan yang berulang kali ditekankan oleh penduduk desa: jangan keluar rumah setelah gelap. Alasannya tidak dijelaskan, dan mereka hanya menganggapnya sebagai tradisi lokal yang harus dihormati. Hari-hari pertama berjalan biasa saja. Mereka mulai menjalankan tugas masing-masing, mengamati kebiasaan penduduk, dan mencoba beradaptasi dengan suasana desa yang tenang. Namun, semakin lama, mereka menyadari ada sesuatu yang tidak biasa di desa ini. Warga terlihat menghindari topik tertentu, sudut-sudut desa terasa terlalu sunyi, dan ada rasa tidak nyaman yang perlahan merayap di antara mereka. Di tengah rutinitas yang tampak normal, hubungan di antara kelompok itu mulai memanas. Ketegangan muncul, didorong oleh perbedaan pendapat, tekanan tugas, dan rahasia-rahasia pribadi yang mulai terungkap. Tanpa mereka sadari, perjalanan ke Desa Kembang Arum menjadi lebih dari sekadar tugas kampus. Desa ini menyimpan sesuatu yang jauh lebih besar-sesuatu yang akan mengubah hidup mereka selamanya. Apa sebenarnya yang tersembunyi di Desa Kembang Arum? Dan mengapa seolah-olah desa itu perlahan-lahan menelan mereka? seberapa jauhkan mereka mampu bertahan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines