celA [slow update]

celA [slow update]

  • WpView
    Reads 204
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 2, 2023
"Mas" "Kenapa?" "Mas suka ya sama saya? Nih buktinya saya gak minta dianter tapi langsung diajak pulang bareng." Mas Dito yang sejak tadi fokus ke jalanan kini menoleh ke arahku. "Pede." "Saya iba aja liat kamu bawa kantong belanja gede gitu, udah pendek yang ada nambah pendek." Sambungnya. Udah mah ngatain, pake sok sok alesan segala. Untung ganteng. "Yeuuu alesan. Saya sempet takut tadi, saya kira mas penculik" "Saya mau nyulik orang juga mikir mikir. Ogah banget nyulik kamu, jajannya banyak." Aku lagi lagi tersenyum paksa. Semakin yakin dengan kata kata. "Gak ada orang yang sempurna." Luarnya aja cakep, tapi omongannya pengen tak jambak. Iyasih, kalau dari awal aku tau omongannya bisa mancing emosi gini, emang ada baiknya Mas Dito diem sekalian deh. _________________________________________ Published: 01/04/23. #1 in Alfamart [04/04/23] #3 in Dedek [07/04/23] #7 in Dito [05/04/23] #8 in Annoying [07/04/23] #25 in IPS [27/12/23]
All Rights Reserved
#3
cela
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANELKA CALVARY
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Kalau Sudah Jodoh, Mau Bagaimana Lagi?
  • Three Targeted Girls!!
  • ON SIGHT (Completed)
  • AL - TA [END]
  • Tentang Kita (ON GOING)
  • Arsyilazka
  • Puisi Kegagalan
  • Love in Difference

"Betah banget tu tangan di pegang ketos songong itu" "Maksudnya lo" "Lo milik gue Dis, gak ada orang yang boleh nyentuh lo" "Lepasin gue" "Gak sebelum lo , bilang lo mau jadi pacar gue" "Anelka lo gila ya" Orang yang menarik tangan Disa paksa itu adalah Anelka. "Gue gila karena elo" "Pergi gue , gue gak akan jadi pacar lo" "Mau kita buktikan" Belum sempat menjawab Anelka telah lebih dahulu melumat bibir Disa. Bukan nya menolak Disa malah seakan mengikuti permaian Anelka. "Gue kenapa, kok gue nerima perlakuan dia" Batin Disa berkecamuk" Sesaat kemudian Anelka melepaskan pangutan mereka berdua. "Katanya gak suka, kenapa gak nolak" Ucap Anelka dengan smrikannya. "Sekarang lo milik gue, pulang gue anter masalah motor lo biar gue yang urus" Baru saja Disa hendak membantah. "Gue gak Terima penolakan." Anelka meninggalkan Disa di sudut ruangan itu. "Shit, ada apa sama gue, apa iya gue suka sama Anelka? Ahh gak mungkin! " Batin Disa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines