- Secarik Kertas

- Secarik Kertas

  • WpView
    Reads 254
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 15, 2023
Untukmu yang tidak pernah bosan mendengar keluh kesah ku,tak pernah lelah dengan celoteh ku,dan selalu berusaha ada di sampingku apapun keadaannya. Terimakasih. Hanya itu yang dapat ku ucapkan untuk segala yang kau berikan untukku. Untuk kasih sayang yang kau tuangkan,untuk kalimat-kalimat yang selalu bisa menenangkan diriku,untuk semua memori indah yang membuat mu sulit untuk ku lupakan. Terimakasih untuk cerita hebat yang telah kau torehkan dalam hidupku. Cerita yang penuh dengan warna,yang membuatku percaya bahwa cinta yang tulus itu nyata adanya dan bukan hanya sekedar guyonan. Darimu aku belajar,bahwa yang kita cintai belum tentu adalah milik kita dan titik tertinggi dari mencintai adalah ikhlas. Mungkin kau tidak bisa mewujudkan impian untuk abadi dengan ku. Tapi, untukmu. Akan ku buat kau abadi dalam cerita ku.
All Rights Reserved
#50
retak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cool Man
  • Tanya Pada Waktu (On Going)
  • DENTING  [Revisi]
  • Cita Cinta Jenna
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Wrong Feeling ~Namon~
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Mahligai Sunyi
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
Cool Man

Pertemuan singkat nan-kasar antara si gadis keras kepala dengan pria besar kepala yang diperjuangkan benar oleh cinta.- Aku diciptakan sebagai insan yang suci. Gagah serta perkasa sangat diciptakan bagi ku. Tubuh sempurna bak pangeran tampan sudah melekat dalam tubuh ku. Harta bahkan berlian seakan menjadi mainan membosankan bagi ku. Senyum tipis lalu mata yang lentik sanggup mengundang perempuan datang dihadapan ku. Mudah dan gampangan itulah mereka. Segala penantang yang tak sabaran dapat ku selesaikan setelah menang. Bukan dengan berdiam diri kesibukan ku. Tidak dengan membentak aku hidup. Punya cara yang kamu tidak ketahui. Punya rahasia yang pantang ku beri. Tantangan mu adalah tantangan ku. Pintarnya aku, tidak sepintar mengendalikan rasa cinta. Sebuah rasa yang selalu membuatku tertawa renyah akan rasanya. Hingga meyakinkan ku bahwa kini cinta telah datang terlambat. Hidup ku pergi saat aku tahu cinta sudah pergi dari hidup ku. Bukan dengan ego aku menangis. Aku menangis karena ku tahu jika dia pergi saat aku tahu arti rasa manisnya cinta. Kembalilah sayang disini aku berteduh dingin menunggu kamu hadir disini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines