Keluarga Bathin Season 1

Keluarga Bathin Season 1

  • WpView
    Reads 1,763
  • WpVote
    Votes 609
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 5, 2023
Rover adalah seorang anak yang pendiam, yang sering dirundung di sekolahnya bahkan di rumahnya sendiri. Perundungan yang ia terima setiap hari dari orang tuanya, gurunya, serta teman-teman sekolahnya membuat dirinya stress dan sedih. Rover merasa bahwa dirinya tidak berguna hidup di atas dunia ini, karena Rover selalu dianggap orang di sekitarnya seperti bencong. Saat di rundung, Rover hanya bisa menangis dan tak mampu melakukan pembelaan. Hal ini membuat Rover semakin merasa menjadi keset kaki di lingkungannya. Rover punya beberapa teman yang baik pada dirinya, namun lama kelamaan teman-temannya Rover yang awalnya baik dengan Rover mulai menjauhi Rover karena Rover tidak mampu membela harga diri sendiri. Perlahan teman-teman dekatnya Rover mulai merasa jijik dengan Rover karena Rover hanya bisa menangis, menangis, dan menangis saja saat dirundung. Akibat kezoliman yang ia terima di atas muka bumi ini, Rover punya cita-cita untuk berpindah ke sebuah dunia yang damai, yang mana di dunia tersebut Rover selalu di sayangi dan diperlakukan dengan baik. Rover selalu berdoa agar ia bisa pergi jauh dari dunia yang ia tempati saat ini menuju ke dunia yang damai dan tenang. Rover juga mengkhayal jika dirinya punya keluarga yang baik dan selalu sayang pada dirinya di dunia yang damai tersebut.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SUARA BIA (TAMAT)
  • jill and the school, siapa yang tidak nyata?
  • LOSER'S HAPPINESS (END)
  • MUR
  • GERA (SUDAH TERBIT)
  • Air Mata Elara
  • RAISA
  • Holosekai
  • ELGITA  (TERBIT)
  • BULAN [Selesai]
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • ALZENA (THE GATE UNDER THE WATER)
  • Dua Antonim: Akulah Manusia Biasa Itu
  • Patoraglic [COMPLETE]
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Juan [REVISI]
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Manusia biasa Dengan Manusia Dimensi Lain

"Bia, Ibu tahu, ini semua hanya keisenganmu untuk lari dari hukuman. Tapi hukuman tetaplah hukuman, Bia. Kau tidak bisa lari dari itu." Lanjut sang Guru menyadarkan Bia dari lamunannya. Sorot matanya penuh kekecewaan. Tangannya mengepal, mencengkeram erat rok biru yang ia kenakan. Ia merasa tersudut. Tak ada yang mendengarkannya. Tak ada yang memahaminya. Tidak kedua orang tuanya, tidak juga tempat yang konon disebut rumah keduanya. Sekolah. Sedetik kemudian Bia bangkit dari kursi. Mengambil kertas dan pena yang ada. Lugas, ia menuliskan sesuatu dengan tangan kecil yang penuh luka itu. Getar terlihat dari tangannya. Guru itu memandang bertanya-tanya. Namun Bia tak peduli. Ia meletakkan pena itu, lalu dengan cepat melipat kertas itu. Tanpa permisi, Bia meninggalkan ruangan dan sang guru yang masih tak mengerti aksi apa lagi yang akan dilakukan siswi itu. Langkahnya cepat. Tujuannya terhenti pada kotak saran yang usang. Kotak yang terbuat dari kayu itu tampak berdebu dan diselimuti sarang laba-laba. Bia menelan salivanya. Menatap lurus pada kotak itu dengan sedikit sisa-sisa harapan yang ada. *** ⚠️Semua yang ditulis adalah murni imajinasi penulis. Vote dan komentar yang diberikan akan sangat berharga/memberikan semangat penulis untuk membuat kisah selanjutnya. Selamat membaca, semoga terhibur dan terimakasih telah menyempatkan waktu untuk membaca :) ❤️

More details
WpActionLinkContent Guidelines