Untuk Diriku Yang Belum "Usai"

Untuk Diriku Yang Belum "Usai"

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 31, 2023
Kupikir selama puluhan tahun ini, aku merasa diriku sudah berdamai dengan diri, percaya diri menghadapi keadaan dan bahkan selalu optimis ketika ada masalah. Namun mungkin layaknya manusia, punya hati yang bisa kapanpun Allah bolak balikkan. Aku menjadi tersadar, bahwa selamanya berdamai dengan diri tak menjadi kunci ketenangan hati kita. Kita masih menjadi manusia, yang selamanya memiliki hati yang tak pernah usai bergejolak, selama Allah masih memberikan ruh dan nyawa pada diri ini. Aku masih merasa sedih, kecewa bahkan seperti saat ini merasakan kecemasan yang sangat berlebihan karena diri ini tak akan pernah usai. Kita akan terus dihadapkan pada masalah, kita terus akan dihadapkan pada hati yang siap menerima apapun keadaannya nanti.
All Rights Reserved
#542
psikolog
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Slow Days (FIN)
  • Karena Aku Tidak Ingin Hilang Tanpa Arti
  • Melepas Luka
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • Still You (END)
  • ...

Tujuh bulan semenjak kehilangan orangtua, pekerjaan pertama, dan mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan, saya memutuskan mengasing di vila keluarga. Di sini, saya menyepi, mengurung diri sembari mencoba mengumpulkan keberanian untuk melihat hari-hari yang kembali datang dengan kenyataan masam, penuh penyangkalan. Hari-hari yang saya rasa hanya akan berkisar pada putaran waktu yang terasa lambat dan hal-hal yang tidak sederhana. Untuk kesekian kali, saya menemui diri yang belum piawai berduka, tidak paham apa itu menerima. Satu-satu, saya juga tengah berusaha menghimpun kebahagian yang masih tersisa. Namun sayangnya, tidak ada. Dan akhirnya, sekali lagi, ingin saya bertanya padamu. Tolong, beritahu saya bagaimana caranya mencintai diri ini lagi seperti sedia kala.

More details
WpActionLinkContent Guidelines