Half A Deen : Catatan Cinta Rumah Tangga Muda

Half A Deen : Catatan Cinta Rumah Tangga Muda

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 1, 2023
Dear My Half Deen, Ketika kamu ditanya mengenai rumah tangga muda, apa yang ada dalam pikiranmu? Sebuah pernikahan impian yang sangat diinginkan oleh semua orang, menikah di usia muda kemudian merajut impian bersama. Rumah tangga muda bukanlah rumah tangga yang dibangun oleh mereka yang menikah muda. Bukan. Melainkan sebuah rumah tangga yang masih memiliki umur pernikahan sangat muda, dibawah lima tahun atau bahkan baru satu tahun. Disebut muda karena memang tahun-tahun tersebut merupakan waktu yang sangat panjang untuk dilalui sebagai bekal rumah tangga yang bisa awet hingga puluhan tahun lamanya. Hingga nantinya kamu dipisahkan sementara oleh Allah di dunia. Pada tahun awal tersebut, kesabaranmu diuji, keegoisanmu perlu diredamkan, ekpektasimu perlu diturunkan. Karena tidak selamanya berjalan beriringan akan terlihat menyenangkan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • How Dare I
  • MENIKAH JALUR EXPRESS (TAMAT)
  • Nikah Muda (Sudah Tamat)
  • Prewedding
  • Young Married with Harry Styles? [COMPLETED]
  • Dendam Cinta Sehati
  • DEHANDAR & AQILLA [YOUNG MARRIAGE]
  • Early Wedding
  • K.I.T.A
  • Hanya Turun Ranjang

Tadinya berniat melajang seumur hidup, di usia 28 tahun, aku putuskan untuk berumahtangga. Dua hal yang menjadi pertimbangan. Satu, upah yang akan kudapat. Kedua, aku memang harus punya suami, agar adikku bisa segera menikah. Awalnya, kukira semua mudah. Hanya tinggal berlakon seperti seorang istri selama setahun, dapat gaji dan sudah. Namun, semua menjadi sulit karena mantan istri Pak De muncul. Tadinya bisa mengesampingkan perasaan, Eveline malah membuatku lupa cara mengendalikan diri. Kalau sudah begini, jika perasaan sudah ikut campur. Bisakah aku tetap melanjutkan kontrak pernikahan yang belum penuh setahun? Atau, sebaiknya aku sudahi saja, sebelum semua menjadi semakin kacau?

More details
WpActionLinkContent Guidelines