Hey, Danton! (End)

Hey, Danton! (End)

  • WpView
    Leituras 262,453
  • WpVote
    Votos 12,311
  • WpPart
    Capítulos 50
WpMetadataReadConcluída qui, jun 20, 2024
WpInfo
Ficção
Romance
Pertemuan awal dengan seorang Komandan Pleton baru pasukan pengamanan perbatasan itu cukup memberikan kesan buruk bagi Arum. Letnan Zyan Athalla Hasanain, pria egois, mau menang sendiri. Serta kelewat narsis bahkan di tahap overdosis. "Saya rasa tempat ini bukan pantai atau area liburan lainnya," ujar Arum menyinggung kaca mata hitam keramat yang selalu pria itu pakai. Tidak usah lebay! Cahaya matahari se-pagi ini tidak akan membuat orang sampai terkena efek radiasi. by. Kasyafani14
Todos os Direitos Reservados
#93
letnan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Bumi Kaffah [End]
  • SEMESTA YANG KU CARI
  • MENJAGAMU LEWAT DOA
  • Single Sampai Sah [COMPLETED]
  • ENTSCHULDIGUNG [COMPLETED]
  • Catatan sang Musafir (Completed)
  • Assalamualaikum Kapten
  • Lentera Hati (TAMAT)
  • Dear Letnan

[PART MASIH LENGKAP] Bukan perjodohan dan bukan pula landasan cinta. Namun, di usianya yang menginjak 22 tahun, Almahira menerima lamaran seseorang yang tidak ia kenal. Seseorang yang mengubah cara pandangannya kepada dunia dan menambah kecintaannya kepada pencipta alam semesta. Kaffah Zayyan Pranuraga. Nama yang sangat indah, seindah langit senja yang enggan menghilang di batas cakrawala. Ketidakmampuannya mengambil sebuah tanggung jawab menjadi seorang suami, membuat dirinya menghantarkan seseorang yang baru saja menjadi istrinya dalam semalam ke negara asing. Perlahan demi perlahan menunggu bersabar, dan menanti kepulangan sang istri. Akankah pernikahan yang sudah berjalan 4 tahun lamanya, dapat keduanya pertahankan? Ataukah kedua insan yang menjalin sebuah ikatan halal, memilih melepaskan begitu saja tanpa adanya landasan cinta, bahkan jauh sebelum mereka bersama? ~~~ "Kembalilah jika urusanmu sudah selesai. Saya akan selalu menanti kepulangan kamu, Hana. Pergilah. Dan cukup ingat satu hal ini. Setiap langkah yang akan kamu lalui satu-persatu, selalu ada Allah bersamamu. Dan ada ridho suamimu yang akan menanti gelar impianmu untuk kamu bawa pulang. Pergilah Hana, suamimu ridho atas langkah yang akan kamu ambil. Fii hifzillah, fii amanillah. Semoga dengan izin Allah, kita akan di pertemukan kembali. Di rumah ini." -Kaffah Zayyan Pranuraga. ~~~ "Ridho kah engkau mengirim istrimu ke negara lain, dimana islam masih sangat asing. Bahkan aku sendiripun ragu, engkau ridho akan kepergianku." -Almahira Hana Muhadzabah. ~~~ [Revisi setelah Tamat] Start : 30 November 2024 End : -

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo