ARFA
  • WpView
    Reads 244,506
  • WpVote
    Votes 14,108
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 29, 2024
Hanya Kevin dan Arfa bersama lika liku kisah kasihnya. . Dua tahun... Arfa terus bersembunyi dari sosok yang pernah mengusirnya bahkan memukulinya membabi buta. Tidak ada benci hanya ada luka yang masih belum terelakan. "Gue ngga mau pergi! ini rumah gue asu!" Dua tahun... Kevin terus mencari keberadaan sang pujaan hati. Dia menyesal sangat sangat sangat menyesal dengan apa yang dilakukannya dua tahun yang lalu. Dia ingin bertemu dan meminta maaf atas apa yang sudah dia lakukan serta berharap pujaan hatinya itu mau kembali padanya seperti dulu. "Pulang ke rumah saya baby Fa, please" . . . Tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki segalanya. Ndang dibaca sebelum diunpub mwehehe Note : Baca XelZio dulu biar lebih paham alurnya hehe
All Rights Reserved
#76
arfa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Soal Rasa 2
  • my possesive brother and family(END)
  • Ma Boy [SELESAI] ✔
  • SYAKILA
  • Apakah aku pembawa sial?
  • ARKAN & ARINA (TAHAP REVISI)
  • [END] YANG PEKA DONG!! [BL]
  • [BL]ketos Mafia & ekskul seni [End]

Aku kira ini telah berakhir dengan bahagia. Tapi ternyata aku salah, aku harus mendapatkan sakit lagi setelah ini. _ Jelza menarik nafas dan menghembuskannya. "Aku tau kamu bersama seseorang akhir-akhir ini, dan ku rasa mungkin kamu mencintainya. Cinta di hati kamu sudah tidak untuk ku lagi Nev. Jika kamu mencintai ku, kamu tidak akan mengeluarkan kata-kata yang mungkin menyakiti hatiku. Aku membutuhkan kamu. Tapi kamu yang dulu, bukan kamu yang sekarang" "Gak ada Jel, aku gak sama siapa-siapa" "Feeling wanita gak pernah salah. Kalau kamu benar sekarang buka handphone kamu" "Jel, itu privasi ku" "Ya aku tau. Tapi mari kita lihat apa kamu berkata jujur atau kah tidak?" Neva tidak tau harus berbuat apa-apa lagi, lantaran di handphone miliknya, ada berbagai macam pesan antara dia dan Haikal yang sudah melewati batasan sebagai seorang teman. Jelza lantas tersenyum ke arah Neva, dan segera berjalan melalui Neva. Tapi tangannya sedetik kemudian di tahan oleh Jelza, "Aku memang sedang bersama seseorang, baru memulai, awalnya kami hanya berteman. Makin kesini perasaan itu bertumbuh begitu saja, tapi aku masih mencintai kamu Jel" Tanpa membalas Neva, air mata Jelza mengalir membasahi pipi. Dia menahan sakit yang begitu luar biasa. Tidak menyangka, dia akan merasakan hal ini kembali. Dengan semua restu yang di dapatkan pada hubungan mereka, ternyata tidak cukup bagi seorang Neva. _**

More details
WpActionLinkContent Guidelines