Story cover for Alkaluna by hazizahfitriani1806
Alkaluna
  • WpView
    Reads 6,145
  • WpVote
    Votes 255
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 6,145
  • WpVote
    Votes 255
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published Apr 02, 2023
Mature
Melihat Aluna yang masih diam di ambang pintu, Alka tetap melangkah masuk ke kamarnya lalu kembali dengan t-shirt putih  dan celana pendek di tangan

"gue gak punya baju cewe, lo bisa pake ini sementara" ujarnya sembari menjulurkan baju itu pada Aluna 

Aluna menggeleng "gue pake ini aja!"

Alka menarik uluran tangannya lalu menghela nafas "lo buat lantai gue basah"

Pandangan Aluna lalu jatuh ke lantai tempat ia berdiri, air tampak mulai menyebar ke sisi lantai di sekitarnya 

"kalo emang gak mau kenapa gak sekalian pulang aja" ujar Alka yang mulai kehabisan kesabaran 

"Dengar. malam itu terjadi karena lo mau, dan kalopun terjadi lagi itu juga karena lo mau. Jadi jangan bertingkah seolah olah gue akan nerkam lo di sini" ujarnya kesal lalu meninggalkan perempuan itu


Cerita ini hanya soal waktu, bagaimana akhirnya cinta menghampiri keduanya
All Rights Reserved
Sign up to add Alkaluna to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Lonte Vs Gigolo (The Coli Trilogi I) (End) by kelanawengi017
10 parts Complete Mature
Keheningan sesaat dalam kamar hotel mewah tetsebut. Yang ada hanyalah desah nafas dua insan yang telah usai mendaki puncak dari kenikmatan dunia. Pakaian mereka masih utuh dan lengkap tapi dua bagian tubuh mereka telah menyatu. Chika perlahan berdiri dari tubuh Renra. Ia merapikan celana dalamnya. Dan melihat Renra yang masih berusaha mengatur nafasnya. "Itu sebagai pengingat buat lo Ren. Gue adalah Lonte. Sampai kapan pun, meski gue udah berhenti. Orang akan tetap menganggap gue lonte. Gue cuma nggak mau ngerusak nama baik lu, nama baik keluarga lu. Akan banyak badai yang harus kita hadapi andai lu sama gue. Dan gue nggak siap buat itu. Lo masih banyak pilihan untuk hidup lo. Dan pilihan itu bukan gue. Tapi, kalau lo ngebutuhin gue. Lo masih nyimpan nomor gue." Setelah mengambil tas dan memasukkan amplop coklat itu ke dalam tas jinjingnya. Chika pun pergi meninggalkan Renra yang masih setengah sadar. Mata sayunya hampir saja tertutup menerima kenikmatan membahana yang diberikan Chika. "Chi. . Chi. . Chi. . " Hanya itu yang keluar dari mulutnya dengan tangan yang mencoba menggapai. *** Cerita tentang anak-anak manusia yang mencoba menemukan arti cinta sejati. Didalam pekat dan kelamnya kehidupan mereka. Cinta adalah memilih. Apakah itu tentang materi, status sosial, atau sekedar rupa wajah. Biarlah hati yang menentukan. Cerita ini mengandung unsur dewasa. Tapi, percayalah itu hanya bumbu penyedap. Bagai minum kopi, tanpa suara hujan.
AL AL GANG [Complicated] by rtnkrtsr
34 parts Complete
Terdapat dua anak kecil yang gembira sedang bermain ditaman dan bercanda ria. Yang cewek namanya Lexa dan yang cowok namanya Al. "Xa, jangan nangis dong? Nanti aku beliin es klim lagi deh." Kata si cowok agak pelo. "Benelan, tapi yang banyak ya." Kata si cewek berhenti menangis sambil usap ingus nya. "Kita kesana yuk." Ajak si Al ke dua ayunan di taman tersebut. "Ayok." Kata Lexa semangat. Sambil main ayunan mereka berdua bercanda ria. Tapi Lexa takut bilang ini ke Al karena Lexa udah nyaman sama Al walaupun baru beberapa hari kenalnya. "Al." Panggil Lexa agak takut. "Ada apa, Xa?." Jawab si Al sambil ayunin ayunannya si Lexa. "Aku mau bilang sesuatu tapi Al gak boleh malah ya?." Sambil nunjukin kelingkingnya ke Al dan dibalas oleh Al. "Iya aku gak bakal malah kok." Kata La meyakinkan Lexa. "Lexa, besok disuluh papa sama mama pindah ke Belanda dan tinggal disana." Sambil nangis sesegukan karena dia gak bakal ketemu sama sahabatnya lagi. "Kenapa besok? Gak bisa ditunda aja." Dia bertanya sambil peluk Lexa tulus. "Katanya gak bisa, maafin Lexa ya Al. Lexa harus pergi jaga ini baik baik. Kalo Al kangen Lexa pandang aja buku ini." Sambil menyodorkan sebuah notebook yang berisi foto mereka berdua sedang bercanda dan menangis bersama. "Maafin Al ya, udah buat kamu nangis kayak gini. Kalo udah besal nanti kita pasti ketemu kok." Kata Al agak cadel. "Maafin Lexa ya, pasti nanti Lexa kangen banget sama Al." Masih menangis di pelukan Al. Yang bisa mereka lakukan adalah menerima kenyataan bahwa mereka harus berpisah. Dan hari ini mereka hanya menghabiskannya untuk melepas rindu sebelum Lexa pergi ke Belanda.
BarraKilla by novaadhita
64 parts Complete
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
You may also like
Slide 1 of 10
Ayo, Kita Sembuh cover
EL Luna cover
Lonte Vs Gigolo (The Coli Trilogi I) (End) cover
Langit Yang Tak Lagi sama cover
ILUNGA √ cover
AL AL GANG [Complicated] cover
BarraKilla cover
String Of Hearts cover
ALANAALANKA. [ ON GOING] cover
ALUNA  cover

Ayo, Kita Sembuh

17 parts Ongoing

Ulsa terbiasa diam. Terbiasa menahan luka tanpa pernah benar-benar berniat mengobatinya. Sementara Nando terbiasa melampiaskan amarah-menjadikan orang terdekat sebagai samsak emosinya. Dan salah satu tempat pelampiasannya adalah Ulsa. Mereka sama-sama terluka, hanya saja berbeda dalam cara menghadapinya. Nando menyakiti Ulsa dengan kemarahan, Ulsa menyakiti dirinya sendiri dengan keterdiaman. Dan karena diam itulah, Ulsa harus menanggung lebih banyak sakit. Sampai akhirnya ia sampai di titik memilih-mengakhiri segalanya atau mencoba mengobati luka yang selama ini ia simpan sendiri. Di titik itulah Nando sadar, bahwa caranya melindungi diri justru menghancurkan orang yang paling ingin ia jaga. Dan semua itu, berakhir menjadi penyesalan yang tak punya ujung.