Story cover for Alkaluna by hazizahfitriani1806
Alkaluna
  • WpView
    reads 6,152
  • WpVote
    Stemmen 255
  • WpPart
    Delen 10
  • WpView
    reads 6,152
  • WpVote
    Stemmen 255
  • WpPart
    Delen 10
Lopende, voor het eerst gepubliceerd apr. 02, 2023
Voor volwassenen
Melihat Aluna yang masih diam di ambang pintu, Alka tetap melangkah masuk ke kamarnya lalu kembali dengan t-shirt putih  dan celana pendek di tangan

"gue gak punya baju cewe, lo bisa pake ini sementara" ujarnya sembari menjulurkan baju itu pada Aluna 

Aluna menggeleng "gue pake ini aja!"

Alka menarik uluran tangannya lalu menghela nafas "lo buat lantai gue basah"

Pandangan Aluna lalu jatuh ke lantai tempat ia berdiri, air tampak mulai menyebar ke sisi lantai di sekitarnya 

"kalo emang gak mau kenapa gak sekalian pulang aja" ujar Alka yang mulai kehabisan kesabaran 

"Dengar. malam itu terjadi karena lo mau, dan kalopun terjadi lagi itu juga karena lo mau. Jadi jangan bertingkah seolah olah gue akan nerkam lo di sini" ujarnya kesal lalu meninggalkan perempuan itu


Cerita ini hanya soal waktu, bagaimana akhirnya cinta menghampiri keduanya
Alle rechten voorbehouden
Meld je aan om Alkaluna aan je bibliotheek toe te voegen en updates te ontvangen
of
Inhoudsrichtlijnen
Je bent misschien ook geïnteresseerd in
BarraKilla door novaadhita
64 delen Compleet
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
AL AL GANG [Complicated] door rtnkrtsr
34 delen Compleet
Terdapat dua anak kecil yang gembira sedang bermain ditaman dan bercanda ria. Yang cewek namanya Lexa dan yang cowok namanya Al. "Xa, jangan nangis dong? Nanti aku beliin es klim lagi deh." Kata si cowok agak pelo. "Benelan, tapi yang banyak ya." Kata si cewek berhenti menangis sambil usap ingus nya. "Kita kesana yuk." Ajak si Al ke dua ayunan di taman tersebut. "Ayok." Kata Lexa semangat. Sambil main ayunan mereka berdua bercanda ria. Tapi Lexa takut bilang ini ke Al karena Lexa udah nyaman sama Al walaupun baru beberapa hari kenalnya. "Al." Panggil Lexa agak takut. "Ada apa, Xa?." Jawab si Al sambil ayunin ayunannya si Lexa. "Aku mau bilang sesuatu tapi Al gak boleh malah ya?." Sambil nunjukin kelingkingnya ke Al dan dibalas oleh Al. "Iya aku gak bakal malah kok." Kata La meyakinkan Lexa. "Lexa, besok disuluh papa sama mama pindah ke Belanda dan tinggal disana." Sambil nangis sesegukan karena dia gak bakal ketemu sama sahabatnya lagi. "Kenapa besok? Gak bisa ditunda aja." Dia bertanya sambil peluk Lexa tulus. "Katanya gak bisa, maafin Lexa ya Al. Lexa harus pergi jaga ini baik baik. Kalo Al kangen Lexa pandang aja buku ini." Sambil menyodorkan sebuah notebook yang berisi foto mereka berdua sedang bercanda dan menangis bersama. "Maafin Al ya, udah buat kamu nangis kayak gini. Kalo udah besal nanti kita pasti ketemu kok." Kata Al agak cadel. "Maafin Lexa ya, pasti nanti Lexa kangen banget sama Al." Masih menangis di pelukan Al. Yang bisa mereka lakukan adalah menerima kenyataan bahwa mereka harus berpisah. Dan hari ini mereka hanya menghabiskannya untuk melepas rindu sebelum Lexa pergi ke Belanda.
Je bent misschien ook geïnteresseerd in
Slide 1 of 10
ALENA &  ALDO  cover
Persona cover
Langit Yang Tak Lagi sama cover
ALANA LIORA  cover
My love story  cover
Arion (End) cover
Something Between Us cover
BarraKilla cover
AL AL GANG [Complicated] cover
Ayo, Kita Sembuh cover

ALENA & ALDO

9 delen Compleet

Alena bersama keempat temennya sedang berjalan menuju kantin,tetapi baru sampai kolidor tengah ada yang menabrak punggungnya "aww" alena mengaduh kesakitan karna tabrakan di bahunya lumayan kencang "aduh sorry sorry gw gak liat"ucap si penabrak punggung alena,dan yang menabrak adalah Aldo kakak kelas mereka yang di juluki pangeran sekolah Alena hanya memandang Aldo datar "hmm" alena hanya berdehem lalu melanjutkan jalan bersama ke empat temennya menuju kantin Aldo yang melihat itu memandang kepergian alena dengan muka cengonya "gila cuma dia doang yang datar ama gw,kalo cewe lain pas gw ngomong pada teriak lah dia?"puji Aldo dengan pelan "gk mau tau dia harus jadi milik gw titik"tekat Aldo kepada dirinya sendiri. Dan dia pun melanjutkan perjalanan nya yang ke tunda untuk menuju warung ros ****** Don't copy my story!! Typo bertebaran di mana²,maklum kakak baru belajar😊 Yuk baca cerita ku😊