ARUNIKA
  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 2, 2023
Bangun pagi, mandi lalu pergi untuk kuliah. Siapa yang menyangka kehidupan monotonnya tidak lebih dari kegiatan 99% manusia di bumi ini. Tapi kehidupannya berubah saat ia bertemu dengan seorang gadis. Pemilik mata bulat ini memandang pemilik mata lentik. Entah apa yang terjadi selanjutnya, mereka jalani saja. Sampai akhirnya mereka sadar, tidak ada yang abadi.
All Rights Reserved
#77
alternatifuniverse
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Satu Langkah Menuju Hari Esok(On Going)
  • Tuan Kadal di Luar Jendela ✓
  • The Magic Door.
  • Komedi Cinta
  • IMPERFECT
  • Cinta Yang Terpendam [FreFlo]
  • Say My Name
  • Om, Ayo Nikah!
  • TUHAN PELUK AKU SEBENTAR SAJA

Jevanio Gasendra, nama dan perawakan sama indahnya. Pertama kali ia memijakkan kaki di Surabaya, seperti tanda pertama ia memijakkan kaki di masa depan. Begitu juga Jarselio Arkatama, sang kembaran. Rasanya sulit sekali menjadi anak pertama, anak yang diharapkan dapat melakukan segalanya, tentu itu menjadi tekanan baginya, sebelum akhirnya ia menyadari semua. Hari esok memang tak akan sama, tak ada yang dapat memprediksi, tak ada yang sampai lebih dulu disana. Semakin Jevan menjalani hari esok, semakin ia seperti tersesak. Mana lah ia sangka kehidupan semakin mencekiknya. "Jev, kalau kamu nyerah sekarang kamu gak akan bisa lihat seindah apa yang ada di hari esok. " Semenjak hari itu ia menjalani hari dengan logika dan hati yang terus berperang hebat. Mengapa ia menjalani hari yang seperti ini? Untuk apa? Akan menjadi apa?

More details
WpActionLinkContent Guidelines