We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
DANGKAL
  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 2, 2023
WpInfo
Fiction
Mystery
Katanya ibukota jakarta adalah kota penuh cahaya, penuh harapan dan doa. sepanjang udara tertiup jutaan jiwa pemuda dari belahan dunia. slah satunya adalah dia Ramlan. Pria yang didoakan ibu dan bapaknya siang dan malam dari ribuan kilometer jauhnya di tanah perantauan hari itu hilang. Sedetik kemudian biography, pekerjaan, hubungan percintaan muncul begitu gamplangnya berseliweran di media. seperti tak ada habisnya semua dapat mengakses dengan mudahnya masalah privasi hidupnya, Jutaan jiwa dari orang-orang itu tidak benar -benar peduli padanya kebanyakan dari mereka hanya ingin menebak penyebabnya dan memunculkan teori teori konspirasi diberbagai grup sosial media. Lalu ada apa dengan Rumi mantan pacarnya yang digadang-gadang menjadi salah satu penyebab hilangnya Ramlan, kemudian netizen membagi kemungkinan tersangka yang paling diuntungkan dari hilangnya Ramlan dimulai dari rekan kerja, perusahandan bahkan orang tua. Lalu apakah sebenarnya yang terjadi dibalik kasus hilangnya Ramlan dan siapakah yang seharusnya bertanggung jawab dalam kasus paling trending tahun ini?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Oddly Coupley (Complete)
  • Sekar Ayu Kinanthi
  • The story of a karma girl
  • STARTING TO GET OBSESSED
  • Seratus Meter Dari Hatimu
  • The Happiness Home ( Hiatus:)
  • Midnight Love

"Daripada gue susah-susah cari calon suami yang oke, mending nikah sama lo aja, Ren. Yuk!" Ucapan Sybil dibalas semburan kopi yang langsung membasahi wajah jelitanya. Sementara itu, Daren yang terkejut tidak bisa bicara apa-apa. Otak sahabat yang sudah dua belas tahun dikenalnya itu, sepertinya memang benar-benar eror. "Lo tau kan kalau gue itu..." ucapan Daren menggantung. "Tau. Makanya gue mending sama lo. Tau sendiri gue nggak ada tendensi buat nikah. Nah... kalau sama lo at least nggak berasa nikah kan. Kayak kita bisa jadi housemate aja. Cuma emang 'terikat' supaya nggak kena grebek." Syibil mengemukakan alasannya begitu lancar. "Tap..." "Lo juga dapat benefit dari ini. Status kita nanti cukup buat jadi tameng di depan keluarga lo juga. Gimana?" Kemampuan persuasi Sybil memang luar biasa. Penawaran darinya terdengar menggiurkan ditelinga Daren. Lelaki itu pun dengan mudah setuju dibuatnya. "Deal."

More details
WpActionLinkContent Guidelines