[S1] Way To Survive (Blue Lock)

[S1] Way To Survive (Blue Lock)

  • WpView
    Reads 33,904
  • WpVote
    Votes 4,001
  • WpPart
    Parts 48
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 24, 2025
Apa pendapat mu tentang akhir dunia? Orang A: Hah? Apa-apaan pertanyaan random itu? Orang B: Apa? Apakah sirkuit otak anda rusak? Orang C: Fu*k... jika itu memang ada, mungkin aku yang mati duluan. Orang D: ughh.. aku tidak bisa membayangkannya. Jawaban dari pertanyaan itu terbagi menjadi dua kelompok, takut ataupun tidak percaya. Padahal pada mulanya Tuhan lah yang telah menjadikan langit dan bumi dan segala isinya baik diatas maupun dibawah bumi, diluar ataupun di dalam bumi, sebagai mahkluk ciptaanNya juga kita dapat merasakan nafas yang telah diberikan Nya. Jadi apakah Ia dapat mengambil kembali apa yang telah dia beri? Tentu saja, semua yang ada, adalah kepunyaan Nya. Dia yang memberi Dia pula yang mengambil. ●)All images are from Pinterest ●)All characters belong to Muneyuki Kaneshiro ●) Please don't copy my story ●) Homophobic is not recommended Thanks ^3^♡
All Rights Reserved
#13
allisagi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Your Place Survives! [Blue Lock]
  • {Blessed}¤[ <Jujutsu Kaisen X Oc> ]
  • KILLER FOREST ||bluelock
  • Pemuda Pemes| Ff blue lock Ramadhan edition
  • ANIME world? ♪┌|Jujutsu x Reader|┘♪  [HIATUS]
  • Desperado || Michael Kaiser × Twin!Readers
  • Heaven Feels:Vallhalla Kingdom
  • Masuk ke dalam Novel BL?! [BLUELOCK]
  • 𝐀𝐓𝐀𝐑𝐀𝐗𝐈𝐀  ིྀ•٭ 𝑏𝑙𝑢𝑒 𝑙𝑜𝑐𝑘 𝑋 𝑟𝑒𝑎𝑑𝑒𝑟
  • HANYA MIMPI?! YANG BENAR SAJA?! • Blue Lock x Reader

Kamu adalah iblis. Kehadiranmu membuat ayahmu mati. Karenamu, ibumu terbaring di ranjang rumah sakit. Saat berpikir bahwa ada yang menerimamu, ternyata kamu salah besar, tempat diterimanya iblis hanya satu, neraka. Semua kesusahan sudah kamu lalui sejak kecil, tetapi tidak ada yang mengerti seberapa keras usahamu. Bahkan di umur ke-19 tahun, ayah angkatmu berniat menjodohkanmu dengan pria yang tak menyukaimu sejak kecil. Saat itu kamu memutuskan untuk menjadi egois. Lari dari segala masalah yang terus hinggap di pundakmu. Tanpa sadar kamu melangkah jauh. Menuju takdir dengan harapan terkecil yang pernah ada. Perempuan di dunia persepakbolaan?! Memangnya mungkin?!

More details
WpActionLinkContent Guidelines