Breath
  • WpView
    Membaca 309
  • WpVote
    Vote 76
  • WpPart
    Bab 13
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Sep 10, 2023
"I have all of this shit in my mind, can't you imagine that? Thinking about suicidal all of the time! I'm exhausted for being like this! Don't you?" Steve menggeleng dan menatap wajah pucat Viens yang dipenuhi air mata di pipi. Melihat betapa hancurnya Viens, membuat Steve tak tega. Ia tak mau menatap Viens hancur seperti ini. Ini membuat hatinya hancur berkeping-keping. "Viens... Do you need a hug?" Steve tak perlu jawaban Viens dan memeluknya erat. Mencoba menenangkan dengan memberikan pundaknya untuk Viens menangis. Steve tak perlu berkata panjang lebar hanya untuk memaksa Viens ikhlas, sabar, bahkan menyalahkan Viens atas apa yang terjadi. Karena Steve tahu, Viens hanya butuh telinganya. Bukan mulut penghakiman darinya. "You are worth it. Just keep breathing with me."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#343
17
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Menghitung Bintang (Completed/Lengkap)
  • Aku Bukan Dia ( kita Berbeda )
  • Impossible Wish
  • Breathe
  • Oddly Coupley (Complete)
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • HOW THE YEAR ENDS
  • Dear Renjun || Nct Dream

"Lo sebegitunya gak mau gue suka sama lo, ya?" tanya Elsa dengan wajah penuh kecewa. "Gue gak nyangka lo bisa setega ini sama gue, Steve". Steven ingin mengatakan sesuatu, tapi tidak memiliki satu katapun di kepalanya. "Gue nyesel kenal sama lo. Gue nyesel pernah nolongin lo waktu kecil. Seandainya bisa muter waktu, gue gak akan nolongin lo waktu kita SD. Gue gak akan mau deket sama lo". "Sa, gue gak maksud..." "Mulai sekarang kita gak usah saling kenal lagi". Setelah mengatakan satu kalimat menyakitkan itu, Elsa berbaik pergi. Tinggallah Steven sendiri penuh dengan rasa bersalah dan kehilangan. ***___***___***

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan