Catatan Harian

Catatan Harian

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 2, 2023
Razka, seorang anak laki-laki kelahiran tahun 2000 yang memiliki sifat baik dan ramah terhadap semua orang. Ia juga rada sengklek. Jarang sekali ia menunjukkan rasa sedihnya. Kini ia harus berpisah dengan sang Kakak, karena orang tuanya yang bercerai. Setelah dua tahun, ayahnya kembali menikah dengan seorang wanita yang sudah memiliki satu anak perempuan yang berusia 7 tahun. Wanita itu baik. Selalu menjaga Razka selayak anak kandungnya sendiri. Nata, kakak dari Razka yang berbeda satu tahun darinya, memiliki sifat yang berbanding terbalik dengan Razka. Ia berwatak dingin dan sangat pendiam. Terkecuali oleh orang yang ia kenal. "Ka, kalo lo mau nyerah, jangan dulu, ya? Gua mau liat lo sukses." Cr Pict: Pinterest Started: 23-06-02 Finished: -
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Satria Dirgantara [Complete]
  • Langitnya Ilham ✔ [end, Tahap Revisi.]
  • RadenRatih
  • Deberìa Redirme? (End)
  • Sejenak Luka
  • Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT]
  • Derena
  • IN THE END ✔
  • Rainbow

Namanya Satria Dirgantara. Seperti namanya, ia seorang kesatria, tapi ... kesatria tanpa senjata. Membuat dirinya mudah sekali terluka. Dan, jadilah ia remaja enam belas tahun yang berteman akrab dengan luka. Remaja yang memiliki senyum secerah senja dan tatapan sekelam samudra. Jika sudah tersenyum secerah itu maka topengnya nyaris sempurna, menyembunyikan goresan panjang tepat di dada. Tak akan ada yang tahu kalau ia sedang berpura-pura bahagia. Sebab rasa sakitnya, tak akan ia biarkan siapa pun tahu seberapa beratnya. Cukup orang-orang menilai bahwa ia adalah sosok paling bahagia di dunia. Namun, benteng pertahanannya mulai goyah semenjak ibunya telah tiada. Padahal ia hanya punya ibu saja di dunia. Lalu, lelaki itu datang, memberinya ucapan penenang, juga peluk hangat yang entah kenapa membuat dia bisa merasakan hangat pelukan Sang Ayah yang selama ini hanya ia damba dalam bayang-bayang. Lelaki itu memperkenalkan namanya sebagai Fandi sekaligus ayahnya. Kemudian semua berjalan begitu saja. Keluarga Fandi yang awalnya baik-baik saja itu hancur karena kedatangan Dirga. Membuat ibu dari dua anak kembar Fandi yang lain pergi dari rumah, dan Dirga harus menerima tatapan tak suka juga perlakuan kasar dari salah satu abang kembarnya. . "Gue emang enggak pantas jadi adek lo berdua, Bang."--Satria Dirgantara . "Gue bukan abang lo, jadi stop panggil gue 'abang'. Satu lagi, Fian juga bukan abang lo. Dia cuma punya satu adek, yaitu gue." --Refino Aditya . "Kalau disuruh memilih antara kalian berdua, jelas gue enggak bisa milih salah satunya. Karena kalian berdua sama-sama adek gue."--Refian Aditya

More details
WpActionLinkContent Guidelines