LAKARÁ ; Perahu Kecil

LAKARÁ ; Perahu Kecil

  • WpView
    Reads 367
  • WpVote
    Votes 177
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 5, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
'𝙆𝙪𝙠𝙞𝙧𝙖, 𝙙𝙞𝙖 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙚𝙢𝙖𝙣𝙞 𝙨𝙖𝙮𝙖 𝙗𝙚𝙧𝙡𝙖𝙮𝙖𝙧 𝙝𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖 𝙨𝙖𝙢𝙥𝙖𝙞 𝙠𝙚 𝙙𝙖𝙧𝙖𝙩𝙖𝙣. 𝙉𝙮𝙖𝙩𝙖𝙣𝙮𝙖, 𝙙𝙞𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖𝙡𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙖𝙮𝙖 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙙𝙞𝙩𝙚𝙣𝙜𝙖𝙝 𝙡𝙖𝙪𝙩𝙖𝙣. ─ 𝙇𝙖𝙠𝙖𝙧𝙖, 𝙋𝙚𝙧𝙖𝙝𝙪 𝙠𝙚𝙘𝙞𝙡. ***** 2020. "Cintaku dengan kau itu, sedalam samudra, Aruma." ungkap Aligha sangat tulus. Gadis disampingnya membalas,"Baiklah. Aku akan lihat apa definisi 'dalam' menurutmu, Aligha Karunaksara." 2023, dan semuanya berubah. "Katanya, cintamu sedalam samudra, gha.." lirih seorang gadis dengan air mata yang terus mengalir, Aruma. "Kau lupa samudra juga punya dasar." tandas Aligha. ***** Lakara, berarti perahu kecil. Dua perahu kecil, bagaikan Aligha Karunaksara dan Aruma Azaleana yang berlayar menerjang arus laut, dimana, salah satu dari keduanya pasti akan menyerah menerjangnya. Aruma kira, Aligha akan menemani Aruma hingga sampai ke daratan. Nyatanya, Aruma ditinggalkan sendiri. Ia membiarkan Aruma terombang-ambing tanpa pegangan. Cover : Pinterest ☓ Me. Start : 2 April, 2023. End : - ⚠︎ Berhenti plagia[t]risme. ⚠︎ Dilarang bawa cerita lain. ⚠︎ Semua asli dari otak Author. ⚠︎ Follow acc Author, jangan lupa bintang. ⚠︎ Kurang suka [?] skip tanpa meninggalkan jejak. ⚠︎ Pict seluruhnya diambil dari pinterest/instagram.
All Rights Reserved
#1
aruma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love in Hydrangea
  • ADDICTED || DAFFA [Tamat]
  • Kalaya [END]
  • LAUTAN DAN DENDAMNYA (TELAH TERBIT)
  • Mari Kita Berdamai dengan Luka  (TAMAT)
  • Pelangi [COMPLETED]
  • Circle Dictionary [Completed]
  • Ombak Bintang || TXT [END]

𝙍𝙚𝙢𝙖𝙠𝙚 𝙜𝙖𝙗𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙠𝙞𝙨𝙖𝙝 𝙨𝙚𝙗𝙚𝙡𝙪𝙢𝙣𝙮𝙖, "𝙆𝙀𝙉𝘼𝙉𝙂𝘼(𝙉)" 𝙙𝙖𝙣 "𝙃𝙮𝙙𝙧𝙖𝙣𝙜𝙚𝙖 𝙇𝙤𝙫𝙚" 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙚𝙧𝙗𝙞𝙩 𝙙𝙞 𝙩𝙖𝙝𝙪𝙣 2023. Tak ada yang mengesankan dari kehidupan Sahara selama ini. Ia hanya ingin hidup seperti air mengalir dan menjadi suatu kebanggaan tersendiri untuk Ibunya. Masa kecilnya memang indah, tapi itu tak bertahan lama. Seiring berjalannya waktu hidupnya terasa bagaikan hitam di atas putih. Tak berwarna, dan mulai kehilangan rasa. Ia ingin menemukan kembali kebahagiaan kecilnya dahulu dan di situlah ia kembali teringat kenangan masa kecilnya. Siapa sangka permainan petak umpet yang sering ia mainkan sewaktu kecil bersamanya akan berakhir beberapa tahun kemudian. "Ezar, aku berhasil menemukanmu, kan? Akhirnya permainan bertahun-tahun ini telah usai." "Kamu salah. Bukan kamu yang menemukanku, tapi aku yang menyerahkan diri." 14+ Copyright© Psyche Sweety, 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines