Di sinilah babak baru kehidupan Dila dimulai. Di SMA Negeri Jakarta, penyamarannya membawa Dila masuk ke dalam radar **Ergan Dirgantara**. Cowok itu bukan sekadar murid biasa; dia adalah ketua Geng Garden yang disegani di jalanan ibu kota, sekaligus pewaris tunggal dari Gema Group-perusahaan raksasa terbesar nomor dua di dunia. Dengan segala kekuasaan dan pesonanya, Ergan adalah sosok yang terbiasa membuat semua orang tunduk hanya dengan satu jentikan jari. Namun, Ergan tidak tahu saja kalau mangsa yang sedang ia hadapi kali ini adalah seekor predator yang sedang memakai kulit domba. Pertemuan antara Dila dan Ergan dijamin jauh dari kata manis. Lupakan klise novel romantis di mana sang ketua geng langsung jatuh cinta pada pandangan pertama kepada si gadis pindahan yang polos. Alih-alih dihiasi bunga-bunga asmara, interaksi mereka justru akan menjadi medan perang yang penuh intrik, gengsi, dan adu taktik. Mereka akan saling menjatuhkan, saling menjebak, dan bertengkar persis seperti *Tom and Jerry* versi modern yang tidak pernah mau mengalah. Ergan yang arogan mencoba mengusik ketenangan Dila, sementara Dila dengan kecerdasan dan insting Zero-nya selalu punya cara tersendiri untuk membalikkan keadaan tanpa harus membongkar kedoknya. Di antara kobaran api dendam Geng Zero, rivalitas panas dengan Geng Garden, dan rahasia kelam masa lalu yang perlahan mulai terkuak, akankah dinamika benci jadi cinta ini merubah segalanya? Apakah si jenius yang sombong dan si *Queen* yang mematikan ini pada akhirnya justru akan bersatu menjadi pasangan yang paling serasi dan tak terkalahkan di dunia bawah tanah? Bara api sudah dinyalakan, dan Jakarta siap menjadi saksinya. Kalau kalian penasaran bagaimana cara Dila menumbangkan keangkuhan sang pewaris Gema Group, ikuti terus liku-liku ceritanya sampai akhir!
More details